Bentrok Dua Kampung di Lombok Tengah, Polisi Amankan Senpi Ilegal

- Jurnalis

Senin, 11 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Puluhan polisi bersiaga amankan kemungkinan terjadinya konflik lanjutan di Lombok Tengah

Foto: Puluhan polisi bersiaga amankan kemungkinan terjadinya konflik lanjutan di Lombok Tengah

Lombok Tengah – Polisi mengamankan senjata api pada saat pengamanan konflik antar dua kampung di Lombok Tengah. Senjata api tersebut diduga akan digunakan dalam bentrok yang terjadi pada Jum’at 8 Desember 2023.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat membenarkan hal tersebut. “Benar. Masih kami lidik. Namun, kita selesaikan dulu konfliknya,” kata Kapolres dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin 11 Desember 2023.

READ  Tipu Warga Jakarta, Ketua DPC Demokrat Lombok Tengah Dipolisikan

Informasi dihimpun, senjata api yang diamankan tersebut bukan senjata rakitan. Bahkan, senpi tersebut dilengkapi dengan nomor seri.

Sementara itu sambung Iwan, Polres Lombok tengah bersama sejumlah pihak saat ini tengah melakukan upaya perdamaian. “Sudah kondusif. Saat ini tengah dilakukan penandatanganan perdamaian,” pungkasnya.

READ  Terungkap! Mayat Perempuan di Lombok Tengah Ternyata Dibunuh Suami Sendiri

Sebagai informasi, dua kampung di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terlibat bentrok, pada Jum’at 8 Desember 2023.

Peristiwa itu terjadi di Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Akibatnya dua orang luka-luka terkena bacok senjata tajam. (red)

Berita Terkait

Ratusan Pengendara Nakal di Jalan Bypas Ditindak
Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Mantan Gubernur NTB Jadi Saksi di Persidangan
Akan Lakukan Aktivitas Bom Ikan, 9 Nelayan asal Jerowaru Diringkus
Putusan Efisien dan Bermartabat
Pastikan Kondusifitas Wilaya, Bhabinkamtibmas Lakukan Sambang dan Silaturahmi
Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Kayangan, Kapolres Lombok Utara Salurkan Bantuan
Dugaan Korupsi Dana Desa, Polisi Panggil Kdaes Aikdewa
Dituduh Melakukan Asusila, Ex Karyawan Ancam Pidanakan PT BPR NTB (Perseroda)
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 April 2024 - 14:10 WIB

Ratusan Pengendara Nakal di Jalan Bypas Ditindak

Rabu, 24 April 2024 - 15:51 WIB

Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Mantan Gubernur NTB Jadi Saksi di Persidangan

Rabu, 24 April 2024 - 15:26 WIB

Akan Lakukan Aktivitas Bom Ikan, 9 Nelayan asal Jerowaru Diringkus

Sabtu, 20 April 2024 - 08:27 WIB

Putusan Efisien dan Bermartabat

Kamis, 18 April 2024 - 10:12 WIB

Pastikan Kondusifitas Wilaya, Bhabinkamtibmas Lakukan Sambang dan Silaturahmi

Rabu, 17 April 2024 - 20:52 WIB

Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Kayangan, Kapolres Lombok Utara Salurkan Bantuan

Rabu, 17 April 2024 - 13:20 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa, Polisi Panggil Kdaes Aikdewa

Minggu, 7 April 2024 - 09:39 WIB

Dituduh Melakukan Asusila, Ex Karyawan Ancam Pidanakan PT BPR NTB (Perseroda)

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Laporan Keberlanjutan PT. Selaparang Finansial 2023

Sabtu, 27 Apr 2024 - 17:53 WIB

BERITA UTAMA

Ratusan Pengendara Nakal di Jalan Bypas Ditindak

Kamis, 25 Apr 2024 - 14:10 WIB