Harga Beras Belum Terkendali, Dinas Ketahanan Pangan Lotim Upayakan Stabilitasasi

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

drh. Achsan Nasirul Huda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Timur

drh. Achsan Nasirul Huda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Timur

Suaraselaparang.com – Harga beras di pasar tradisional terus merangkak naik. Meski begitu stok beras di Lombok Timur relatif aman setidaknya untuk dua minggu ke depan, bahkan hingga beberapa bulan ke depan.

Dinas Pertanian (Dispertan) Lombok Timur sendiri beberapa minggu yang lalu mencatat pasca Gernas dan Gertam dengan lahan 4 ribu hektar menghasilkan 25 ribu ton lebih gabah kering, yang artinya masih sangat memadai, apalagi ditambah dengan sebentar lagi panen raya.

Sehingga angka tersebut masih bisa bertambah jika dikalkulasikan dengan gabah yang di simpan sendiri oleh petani.

Di Satu sisi, Pemerintah Lombok Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan terus mengupayakan kestabilan harga di tengah ancaman el nino yang saat ini terjadi secara global.

Salah satunya Melalui Bantuan Pangan Nasional (BAPANAS) yang menyasar ratusan penerima manfaat berdasarkan Data P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim), sebesar 10 kg/bulan selama 6 bulan.

Baca Juga :  Mobilitas Penumpang Laut dan Udara Tahun 2023 di NTB Alami Peningkatan

“Jadi untuk tahap kedua sudah terdistribusi, ditambah dengan pasar murah yang terus digalakkan”.Jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan drh. Achsan Nasirul Huda kepada Suaraselaparang.com jum,at (15/03/2024).

Manfaatkan Lahan Pekarangan

Sementara lanjut Achsan, upaya lain untuk menjaga stabilitas harga dengan gencar melakukan Operasi Pasar yang di laksanakan di 36 titik pada 21 Kecamatan yang bekerjasama dengan Bulog, dan menjamin Harga sesuai Eceran Tertinggi.

“Tak hanya lewat BAPANAS, operasi pasar rutin juga terus digencarkan semata-mata untuk memastikan kestabilan harga ditengah masyarakat,” ujarnya.

Dinas Ketahanan Pangan sendiri sejauh ini telah mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai wadah pertanian. Untuk memenuhi konsumsi pangan seperti sayur-sayuran, yang bertujuan mengurangi kos rumah tangga.

Baca Juga :  Moment HUT RI Ke-79, 285 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Selong Mendapat Remisi

“Sejauh ini juga di beberapa kesempatan Dinas Ketahanan Pangan terus mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai wadah pertanian,” papar Achsan.

Lebih Jauh Achsan menyampaikan. Masyarakat khususnya di Lombok Timur, agar tidak merasa resah dengan isu El-nino yang saat ini menyita perhatian banyak orang. Serta tidak resah dengan ketersediaan beras.

“Masyarakat tidak perlu risau, karena bisa di pastikan peredaran beras di Masyarakat cukup memadai, kendati harga belum stabil,” imbuhnya.

Untuk diketahui tingkat konsumsi Beras masyarakat Indonesia dengan angkak 121 kg pertahun yang artinya 71 gram perhari tertinggi di Asia. Sedangkan Thailand sendiri sebagai Negara produksi Beras hanya 70 kg perkapita.

Tingkat konsumsi beras Lotim sendiri Tahun 2023 naik menjadi 131 Kg perkapita Kapita perTahun.yang semula hanya 121kg/kapita tahun 2022.

Berita Terkait

Bukber dengan Jurnalis Lotim, Bupati: yang Jelek Tetap Katakan Jelek, yang Baik Tetap Katakan Baik
Ringankan Beban Warga Saat Ramadhan,Bupati Lotim Salurkan Bantuan Sembako Berbasis DTSEN
Bupati Lombok Timur Serahkan Fasilitas Pamsimas 2025, Dorong Keberlanjutan Air Bersih Bagi Masyarakat
Safari Ramadhan Kanwil Ditjenpas NTB di SAE Lapas Selong, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian
Pemkab Lotim Mulai Distribusikan Paket Sembako Bagi Masyarakat Miskin
Presiden Prabowo dan Ketua OIAA Indonesia Apresiasi Zian Qori Peraih Juara MTQ di Irak
BMKG NTB Rilis Prakiraan Cuaca, Lombok Timur Status Waspada
Kabar Duka Dari NTB, Kepala Bapenda NTB Dr Lalu Herman Mahaputra Tutup Usia Dijakarta
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:16 WIB

Bukber dengan Jurnalis Lotim, Bupati: yang Jelek Tetap Katakan Jelek, yang Baik Tetap Katakan Baik

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:41 WIB

Ringankan Beban Warga Saat Ramadhan,Bupati Lotim Salurkan Bantuan Sembako Berbasis DTSEN

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:55 WIB

Bupati Lombok Timur Serahkan Fasilitas Pamsimas 2025, Dorong Keberlanjutan Air Bersih Bagi Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:38 WIB

Safari Ramadhan Kanwil Ditjenpas NTB di SAE Lapas Selong, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:32 WIB

Pemkab Lotim Mulai Distribusikan Paket Sembako Bagi Masyarakat Miskin

Berita Terbaru