BerandaBERITA UTAMAUncategorizedAtas kejadian dua Sekdes yang "Hina" profesi wartawan , ini tanggapan Kepala...

Atas kejadian dua Sekdes yang “Hina” profesi wartawan , ini tanggapan Kepala Dinas PMD Lombok Timur

( suaraselaparang ), Lombok Timur – Beredar percakapan dua Sekretaris Desa (Sekdes) di Lombok Timur, menghina profesi wartawan. Dalam bukti percakapan yang tersebar di group whatsapp itu, tampak Sekdes Tetebatu dan Sekdes Sikur Barat seolah-olah anti terhadap media.

Akibat kejadian tersebut Kepala Dinas PMD Salmun Rahman menyayangkan kejadian tersebut dan akan meningkatkan fungsi dan pengawasan kepada seluruh perangkat desa untuk selalu komunikatif dan menjalin hubungan harmoni dengan seluruh insan pers.

“Atas kejadian ini dan supaya tdk terulang kembali, kami akan meningkatkan fungsi pembinaan dan pengawasan kepada seluruh perangkat desa untuk selalu komunikatif dan menjalin hubungan harmoni dengan seluruh insan pers”

Selanjutnya Salmun menghimbau kepada Seluruh kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, LKMD, PKK, KPD, TPD dan seluruh Elit Desa, agar selalu bisa menjalin hubungan komunikasi yg baik dgn insan pers dimana saja berada dan bertugas.

“Tanpa adanya Insan Pers yg mau mewartakan kondisi obyektif desa maka Desa yg maju, mandiri, kuat dan demokratis hanyalah impian dan sulit menjadi kenyataan. Atas kejadian ini dan supaya tidam terulang kembali, kami akan meningkatkan fungsi pembinaan dan pengawasan kepada seluruh perangkat desa untuk selalu komunikatif dan menjalin hubungan harmoni dgn seluruh insan pers.”jelas Salmun

Terakhir Kadis PMD meminta maaf atas  Perangkat Desa yang sudah melukai hati insan Pers yang notabene adalah saudara dan mitra yang selalu membantu untuk membangun Daerah.

“Saya atas nama Pimpinan Dinas PMD Kabupaten Lombok Timur meminta maaf atas sikap yg ditunjukkan oleh Perangkat Desa kami yg telah melukai hati insan pers/jurnalis yg notabene adalah Saudara, Sahabat dan Mitra kami yg selalu turut membantu membangun dan memajukan Desa serta menciptakan dan menjaga kehidupan masyarakat Desa yg humanis, nasionalis, berkesadaran hukum, agamais, berbudaya dan bermartabat. Semoga mereka dapat dimaafkan.”tutup Kadis PMD ( R.O )

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular