Suaraselaparang.Com – Lombok Timur, Tanaman Porang adalah umbi-umbian dari spesies Amorphophallus mueleri blume. Tanaman ini menjadi salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Tanaman Porang dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 1 meter lebih. Ketinggian tumbuhan ini tergantung dari tingkat kesuburan tanah.
Porang memiliki batang semu yang sebenarnya tangkai daun tegak, berkulit halus, berwarna hijau pucat dan putih yang belang-belang dan berkelok-kelok.
Di ujung batangnya memecah menjadi tiga batang sekunder, yang akan memecah lagi menjadi beberapa batang dengan helaian daun berjajar beriringan.
Namun tak seindah tanamannya, petani porang lombok meradang, karena harga porang perkilo saat ini di bawah lima ribu.
Seperti yang di ungkapkan salah seorang petani Lalu Ijtihadi.
“Harga perkilo porang saat ini masih di bawah 5 ribu, semoga ini tidak membuat petani yang lain trauma menanam Porang,” ungkapnya.
Selanjutnya Lalu Ijtihadi mengharapkan ada solusi dari Pemda terutama dinas perindustrian yang sudah ada pabriknya di pringgabaya supaya segera di operasikan.
“Sekarang kan kita punya pabrik Porang yang berlokasi di Pringgabaya, semoga pabrik tersebut bisa segera beroperasi,” tutupnya
Di tempat berbeda Miq Alwan selaku PLT Dinas perindustrian Kabupaten Lombok Timur mengungkapkan kepada media suaraselaparang.com pada kamis, 09/02/2023, pihaknya akan mengumpulkan P3 (Petani Pegiat Porang) untuk bagaimana mencari solusi terbaik sehingga harga porang bisa lebih baik.
“Secepatnya kita akan kumpulkan Petani Pegiat Porang (P3) untuk berdiskusi dan mencari solusi pada harga porang saat ini,” ungkapnya.
Masih dengan miq Alwan, terkait dengan pabrik yang ada di Pringgabaya, saat ini masih terkendala air dan listrik.
“Untuk pabrik yang ada di Pringgabaya kita masih terkendala Listrik dan air, namun inshaAllah bulan maret ini kita akan mulai Bor Air di sana dan begitupun dengan listrik, semoga bulan juni mendatang Pabrik Tersebut bisa di operasikan,” tutupnya. (R.O)
Baca berita lainnya di Google News



