Bupati Harapkan Adanya Pemantauan Secara Tetap Terhadap Kinerja E-warong.

- Jurnalis

Rabu, 30 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. M. Sukiman Azmy

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id – E-warong sebagai salah satu komponen dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang sejak tahun 2020 berubah menjadi bantuan sosial pangan sembako, kriterianya harus sesuai dengan pedoman umum (Pedum) yang telah ditetapkan.

Meningkatkan kepuasan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkepentingan agar e-warong ini memiliki kapabilitas. Oleh karena itu Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy meminta agar dilakukan pemantauan terhadap seluruh agen e-warong yang ada di Lombok Timur. 

Bupati meminta tim yang beranggotakan Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, BRI, dan Lembaga Konsumen memverifikasi 500 e-warong yang melayani masyarakat Lombok Timur. Bupati menegaskan tugas tim hanya sampai pada verifikasi. Sementara kelayakan dan pembinaannya menjadi urusan BRI. Pemerintah Daerah hanya berkepentingan agar pelaksanaan distribusi program sembako sesuai Pedum sehingga masyarakat dapat terlayani secara optimal.

Baca Juga :  Janda 14 Tahun di Lombok Timur di Rudapaksa 7 Pria, Ayah Korban Lapor Polisi

Bupati menyatakan hal tersebut pada rapat dengan Pimpinan Cabang BRI Selong, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, dan Lembaga Konsumen.

Dalam rapat tersebut Pimpinan cabang BRI Selong Aroef Sarifuddin menyampaikan dari 500 e-warong yang melayani KPM Lombok Timur, pihaknya telah melakukan evaluasi kelayakan terhadap 89 e-warong. Ia berharap sampai batas waktu yang telah ditentukan 89 e-warong tersebut dapat memperbaiki diri. Jika tidak, pihak BRI akan mengalihkan kepada e-warong lainnya.

Baca Juga :  Bule Irlandia Ditemukan Tewas di Gili Trawangan, Penyebab Kematian Masih Jadi Misteri

Aroef juga mengakui jumlah e-warong yang ada saat ini masih belum memadai untuk melayani seluruh KPM yang ada di Lombok Timur. Untuk 133 ribu KPM masih perlu ditambah 20 e-warong lagi. Ia meminta agar Dinas Sosial dapat memberikan rekomendasi titik-titik yang memerlukan penambahan e-warong. Rapat berlangsung singkat di ruang kerja Bupati pada Rabu (30/6).

Berita Terkait

Terdakwa Korupsi Pengadaan Chromebook Titipkan Rp500 Juta ke JPU, Bentuk Itikad Baik Pulihkan Kerugian Negara
Kebakaran Rumah di Wanasaba, Kerugian Capai Rp75 Juta, Api Berhasil Dijinakkan
Gerakan SelongMeriri Menggema, Kecamatan Selong Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Bersih Dan Asri
BAZNAS Lombok Timur Gratiskan BPJS Bagi 1.000 Warga Miskin Exstrem Dan Guru Non – ASN
Bupati Hairul Warisin Pimpin Konsultasi Publik RKPD 2027, Mantapkan Arah Pembangunan Menuju Lombok Timur Smart
Program Stertategis Nasional, Bupati Hairul Warisin Tegaskan Sertifikat Tanah Warga Ekas Buana Tanpa Biaya
Bupati Lombok Timur Buka konferensi Kerja I PGRI Lotim 2026, Tegaskan Guru Kunci Lombok Timur smart
Dukungan Donatur Australia, SDN 2 Gunung Malang Miliki 5 RKB Ramah Anak Dan Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:49 WIB

Terdakwa Korupsi Pengadaan Chromebook Titipkan Rp500 Juta ke JPU, Bentuk Itikad Baik Pulihkan Kerugian Negara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:10 WIB

Kebakaran Rumah di Wanasaba, Kerugian Capai Rp75 Juta, Api Berhasil Dijinakkan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:45 WIB

Gerakan SelongMeriri Menggema, Kecamatan Selong Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Bersih Dan Asri

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:13 WIB

BAZNAS Lombok Timur Gratiskan BPJS Bagi 1.000 Warga Miskin Exstrem Dan Guru Non – ASN

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:48 WIB

Bupati Hairul Warisin Pimpin Konsultasi Publik RKPD 2027, Mantapkan Arah Pembangunan Menuju Lombok Timur Smart

Berita Terbaru