BerandaNTBLOMBOK TENGAHTidak Terima Dinyatakan Covid-19, Pria Asal Desa Persiapan Prako Mengamuk.

Tidak Terima Dinyatakan Covid-19, Pria Asal Desa Persiapan Prako Mengamuk.

Lombok Tengah | suaraselaparang.co.id – Tepatnya pada hari Sabtu tanggal 24 Juli 2021 sekitar Pukul 10.30 wita, Di Puskesmas Janapria terjadi tindakan arogansi dari salah satu warga, karena menolak dilakukan rujukan medis dari orang tuanya yang diagnosis terpapar Covid-19, menuju RSUD Praya untuk mendapatkan penanganan secara khusus.

Kerte Alamat Dusun Prako Desa Persiapan Prako  (Desa Loang Maka) Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah.

Yang bersangkutan masuk ke Puskesmas Janapria untuk berobat Pada hari Sabtu tanggal 24 Juli 2021 sekitar Pukul 10.16 wita, mengalami keluhan: (Demam -+ 4 hari, Mencret, Mual, Muntah, Batuk). Setelah dilakukan penanganan Medis dan Swab Antigen menghasilkan POSITIF Covid -19.

Beberapa saat kemudian datang anak kandung dari pasien, Atas nama Khaerul fikri dengan marah-marah kepada Dokter/Perawat di Puskesmas. Menunjukkan sikap penolakan serta menyimpulkan bahwa hasil pemeriksaa Kedokteran di Puskesmas Janapria tidak bisa dipercaya, terkesan di buat-buat dan atau terlalu cepat memvonis pasien menjadi terpapar Covid-19. 

Selaku penanggung jawab medis di Puskesmas Janapria dr. Putu telah menjelaskan bahwa tindakan Kedokteran sudah akurat berdasarkan petunjuk medis dan alat yang digunakan oleh Pemerintah dan pekerjaaan ini bertaruh dengan Jabatan maupun profesi Kedokteran. 

Terhadap pasien yang terindikasi terpapar Covid-19 yang memiliki penyakit bawaan di harapkan untuk ditangani di ruang khusus dan penanganan secara khusus, sedangkan OTG dapat menjalani Isolasi Mandiri di rumah. 

Kapolsek Janapria IPTU H. Muhdar bersama anggota yang secara kebetulan juga sedang berada Puskesmas Janapria menetralisir situasi serta menenangkan warga yang bertindak arogansi di Puskesmas.

Atas tindakan tersebut Puskesmas Janapria memberikan surat penolakan tindakan medis  (rujukan ke RSUD Praya ) kepada Khaerul fikri selaku pihak keluarga pasien terpapar Covid-19.

Ditanda tangani oleh yang bersangkutan dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap resiko yang akan dialami Pasien ataupun lingkungan. 

Selanjutnya pihak keluarga pasien langsung membawa pulang pasien ke rumahnya dan diberikan obat untuk berobat jalan. SS-MH

RELATED ARTICLES

Most Popular