Apakah Makna Dari Sorong Serah Aji Krame?

- Jurnalis

Sabtu, 1 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apakah Makna Dari Sorong Serah Aji Krame?

Suara Selaparang, Lombok Timur – Sorong Serah Aji Krame adalah sebuah acara dalam pelaksanaan adat perkawinan suku Sasak.

Tradisi ini masuk dalam prosesi atau tahapan akhir dalam budaya pernikahan orang sasak.

“Sorong Serah artinya serah terima atau bisa di bahasa kan Ijab Kabul, Sorong serah Aji Krama ini juga bermakna sebagai simbol nilai harga diri,” terang Lalu Sukarman, selaku tokoh adat dari kotaraja, Sabtu (01/08/2022).

Sejarah awalnya Sorong Serah ini mulai muncul ketika Catur Mandaling Gumi Sasak Mekar (empat wilayah gumi sasak) jadi 4 bagian yakni Selaparang, Pejanggik, Pujut dan Bayan.

Baca Juga :  Buntut Dugaan PHK Sepihak, Dewan Agendakan Pemanggilan PT. BPR NTB

Makna lain dari Sorong Serah ini adalah disahkannya perkawinan yang sudah di Nikahkan Secara Agama, supaya mendapat pengakuan dari masyarakat bahwa perkawinannya itu lengkap dengan Hukum Adat.

Karna kita harus mematuhi semua Hukum dalam kehidupan kita diantaranya: Hukum Agama, Hukum Negara, Hukum Adat.

Dan ketika hukum ini kita langgar wajib mempunyai sanksi, contohnya sanksi dalam hukum adat, “Kalo dia tidak melaksanakan Sorong Serah Aji Krama maka keturunannya tidak akan mendapatkan gelar (Lalu, Baiq, red)”.

Baca Juga :  Sat Binmas Polres Sumbawa Berikan Himbauan Prokes Dan Tertib Berkendara

Sorong Serah ini di lakukan di rumah mempelai perempuan, dengan menggunakan Pembayun (Juru Bicara) pada masing-masing pihak laki-laki ataupun perempuan.

Sorong Serah Aji Krame ini mempunya nilai atau tingkatan diantaranya :

– Aji Krame 66 Permenak (Mamiq) 

– Aji Krame 33 Perwangse

– Aji Krame Selakse Samas (Masyarakat yang di pimpin)

Sumber: Lalu Sukarman. (R.O)

Berita Terkait

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.
Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.
Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.
Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo
Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.
Respons Cepat Petugas Pasca Luapan Air di Otak Kokok Joben
Satpol PP Tegaskan Penindakan Peredaran Miras di Wilayah Lombok Timur
Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Menuju Daerah Tangguh Bencana
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:40 WIB

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.

Senin, 8 Desember 2025 - 19:51 WIB

Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.

Senin, 8 Desember 2025 - 13:09 WIB

Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Senin, 8 Desember 2025 - 10:51 WIB

Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo

Senin, 8 Desember 2025 - 10:31 WIB

Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.

Berita Terbaru