Suaraselaparang.Com – Lombok Timur, Bendungan wisata Ulem-ulem desa Tetebatu kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang jebol pada bulan November 2022 lalu, mengakibatkan jembatan penghubung dua dusun terputus.
Kondisi tersebut membuat warga di enam dusun yakni, Lingkung Tengak, Lingkung Lauk, Lingkung Daya, Lingkung Baru, Kembang Seri dan Kembang Seri Lauk dengan jumlah penduduk terdampak lebih dari 500 kepala keluarga kesulitan mendapatkan akses jalan.
Menurut Sahar warga sekitar, Sampai saat ini dirinya belum melihat ada perbaikan ini oleh Pemerintah Daerah.
“Sampai saat ini belum ada saya liat kegiatan perbaikan dari pemerintah,” ucapnya.
Sementara itu kepala BPBD Lombok Timur, Lalu M. Mulyadi mengungkapkan kepada media suaraselaparang.com pada Selasa 07/02/2023, sampai saat ini pihaknya masih menunggu Dana Siap Pakai ( DSP) yang sudah di ajukan ke BNPB Pusat.
“Sampai saat ini kami masih menunggu usulan DSP yang sudah di ajukan di BNPB Pusat,” ungkapnya.
Kepala BPBD yang biasa di sapa Mamiq Mul menambahkan, Pihaknya akan mengupayakan pengerjaan Jembatan tersebut di tahun 2023 ini walaupun dengan anggaran APBD Kab.Lombok Timur.
“Kalau pun dana DSP BNPB terlambat turun, kita upayakan pengerjaan melalui APBD kab.lombok timur tahun ini,” tutupnya. (R.O)
Baca berita lainnya di Google News



