![]() |
| Edi Nurharianto, Kasi Prasarana Sekaligus PPK Bidang Pembinaan SMP Dikbud Lombok Timur |
( Suaraselaprang.com ) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lombok Timur mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 95 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana sekolah di tahun 2023.
Dimana DAK yang diperuntukkan bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 37.119.000.000 miliyar menyasar 35 Sekolah negeri dan Swasta guna menunjang Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.
Hal tersebut diutarakan Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim Edi Nurharianto Kepada Suaraselaprang.com.”jumlah paket pekerjaan sebanyak 81 paket menyasar 35 Sekolah Menengah Pertama yang ada di Lombok Timur,”katanya jum,at (19/05/2023).
Program tersebut Lanjut Edi, mencakup rehabilitasi ruang perpustakaan, rehabilitasi ruang UKS, rehabilitasi toilet, pembangunan ruang perpustakaan, pembangunan ruang UKS dan pembangunan toilet, termasuk pengadaan TIK.
Pengadaan sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sendiri ditargetkan rampung pada bulan Mei 2023,”Bulan ini pengadaan untuk TIK akan rampung karena sedikit, hanya 875 juta untuk 7 Sekolah,”lanjutnya.
Rentan waktu pengerjaan dalam kontrak paket PL, lanjut dia, adalah sampai dengan bulan juni 2023, dimana Saat ini progress pengerjaannya sudah mencapai 70 persen.
Masih kata Edi, Berbeda dengan PL, Saat ini, berkas lelang DAK fisik tersebut sudah diserahkan ke Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) untuk dilakukan proses lelang. Dirinya berharap proses tender sudah bisa diakses melalui laman LPSE Lombok Timur senin mendatang.
“Hari ini kita serahkan ke PBJ Setda Lombok Timur, dengan harapan apabila tender cepat kontrak akan dilakukan 20 juni 2023,”imbuhnya.
Ia mengutarakan, pada tahun ini untuk pertama kalinya dilakukan probability audit oleh inspektorat daerah, guna menyesuaikan harga bahan termasuk item-item pekerjaan yang harus diselaraskan.
“Kita diberikan waktu dua minggu ketika Inspektorat mereview RaB, diman pada proses itu terjadi penyesuaian antara satuan harga setiap item,”paparnya.
Sadar akan sebentar lagi berakhirnya Pemerintahan Sukiman-Rumaksi, pihaknya menargetkan pelaksanaan DAK Reguler selama lima bulan, yang nantinya kegiatan tersebut diperuntukkan sebagai hadiah diakhir pemerintahan SUKMA.
“Jika proses tender cepat, DAK Reguler semakin cepat juga kita eksekusi, hitung-hitung sebagai kado untuk Pemerintahan SUKMA diakhir jabatannya,”bebernya.
Lebih jauh dijelaskan Edi, Beberapa pekerjaan sama dengan tahun sebelumnya ya ini tidak dibarengi dengan perabotan, meskipun didalam nomenklatur dicantumkan, hal ini kemudian disesuaikan dengan anggaran.
“Memang dalam nomenklatur pembangunan maupun rehab kelas dibarengi dengan perabotan, hanya saja kita harus berkaca dari anggaran yang nantinya akan disesuaikan,”pungkasnya.(SS).


