Selong, suaraselaparang.com – Menghadiri resepsi hari kesatuan gerak (HKG) PKK ke-51 tingkat kabupaten Lombok Timur, Bupati H. M. Sukiman Azmy berharap tidak lagi mendengar Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di plesetkan menjadi perempuan kesana-kemari.
Kendati mengakui Tim Penggerak PKK kerap kesana-kemari untuk melaksanakan berbagai program, melakukan pendampingan. Dan memberikan motivasi kepada masyarakat guna meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan mereka.
Bupati menyebut upaya itu adalah bagian dari contoh dan teladan sebagai aksi nyata yang di lihat dan di rasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.
“Kesana-kemarinya adalah untuk tujuan positif,” jelasnya.
Terlebih berbagai hal tidak bisa hanya di selesaikan dari balik meja di ruangan yang nyaman.
Ungkapan Bupati langsung di sambut riuh setuju tim penggerak PKK dan kader serta para undangan yang menghadiri kegiatan resepsi yang berlangsung Selasa (1/8) itu.
Bupati menilai PKK lebih tepat di sebut “perempuan kerja ini-kerja itu” mengingat begitu banyak yang di lakukan.
Karena itu pula Bupati Sukiman menyampaikan terima kasihnya. Karena PKK telah begitu banyak berkontribusi dalam pembangunan di Lombok Timur, baik dengan tenaga, waktu, juga materi.
Membuka dan penutup sambutannya dengan pantun, Bupati Sukiman berharap PKK sebagai sebuah gerakan yang tumbuh dari bawah, di kelola oleh, dari, dan untuk masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang.
Tidak hanya secara organisasi tetapi juga program dan kegiatan. Di harapkan pula agar PKK tetap menjadi lembaga sosial kemasyarakatan yang independen, non profit, dan tidak berafiliasi kepada suatu partai politik tertentu namun bekerja sama, berkolaborasi dengan seluruh organisasi yang ada.
Harapan Ketua Umum PKK
Harapan tersebut selaras dengan harapan Ketua Umum PKK Ny. Tito Karnavian yang di bacakan ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur Ny. Hartatik Sukiman.
Dalam sambutan tersebut di ingatkan bahwa peringatan HKG PKK bukanlah semata seremoni rutin, melainkan sarat makna.
Peringatan tersebut di harapkan menimbulkan semangat dan energi baru dalam setiap gerak langkah tim dan kader PKK.
Tema HKG PKK ke-51 “Bergerak bersama menuju keluarga sejahtera dan tangguh mewujudkan Indonesia tumbuh” mengandung makna mendasar yaitu kebersamaan dan keterpaduan yang di curahkan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan yang akan mendukung terwujudnya Indonesia Tumbuh, dan pada akhirnya Indonesia Maju.
Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah menurutnya harus mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif dengan pola pendekatan pemberdayaan keluarga. Yang bertumpu pada penggerakan peran serta masyarakat yang merupakan ciri khas TP PKK dalam berbagai aspek pembangunan.
Menggerakkan peran serta atau partisipasi masyarakat dalam pembangunan merupakan prinsip dasar dari gotong-royong yang di sebutnya sebagai warisan budaya bangsa.
Tim penggerak PKK, lanjutnya, memiliki posisi dan peran strategis dalam pembangunan, sehingga di butuhkan konsistensi mendukung garis kebijakan program pmerintah.
Sementara itu, menghadapi dinamika pembangunan saat ini, Tim Penggerak PKK diharapkan tetap berpegang pada prinsip dan semangat pengabdian selaku relawan yang senantiasa bersikap rendah hati namun tidak rendah diri.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Lombok Timur tersebut, selain meluncurkan BUKU PKK Cantingmas Lotim, juga memberikan apresiasi kepada kader PKK dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba program unggulan PKK.
Ikuti kami di Google News









