Lombok Timur – Pengunjung Taman Rinjani, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur mengaku risih dengan keberadaan para pengamen yang acap kali membuat pengunjung tidak nyaman.
“Emang bikin risih, dibilang nggak usah, terimakasih, masih aja ngeyel nyanyi,” kesal akun dengan nama @Anna Ibrohim melalui laman facebooknya. (21/11/23)
“Rata-rata pengunjung risih, nggak ada larangankah pengamen di sana (taman rinjani selong – red)?,” tanya @Syafiin, salah satu pengunjung.
Bahkan @Syafiin juga mempertanyakan pihak pengelola Taman Rinjani Selong yang seharusnya membuat kotak saran, supaya pengunjung bisa menulis keresahannya mengenai keberadaan pengamen.
“Nggak ada kah tempat kotak saran di sana tempat kita menulis curahan hati pengujung taman selong?,” tanyanya lagi dengan nada sindirian.
Bukan tanpa alasan, rata-rata pengujung yang risih karena beranggapan tujuan dibuatnya sebuah taman yakni untuk sekedar melepas penat atau liburan dengan keluarga dan kerabat dekat. Namun ketika didatangi oleh para pengamen yang berseliweran, maka pengunjung menjadi tidak nyaman.
“Saya sampe males ke sana (taman rinjani selong – red),” pungkas @Ruzzy.
Ada juga pengakuan dari salah satu pengunjung yang berkata jika pengamen-pengamen di Taman Rinjani Selong terlalu banyak, sehingga terkadang membuat kesal.
“Arisan kemarin di sana, belum satu jam hampir 10 (pengamen – red) yang datang,” beber @Anisa Rias Pengantin.
Oleh sebab itulah, Taman Rinjani Selong saat ini tidak seramai seperti biasanya karena ulah para pengamen yang terkesan hanya sebagai modus untuk meminta-minta. “Ya pinak taman selong sepi mimit (itulah yang membuat taman selong menjadi sepi – red),” imbuh @Yunus Mursal J.
Bahkan ada juga pengakuan dari pengunjung yang kesal karena pengamen-pengamen itu, terkadang hanya bermodalkan gitar saja tidak dibarengi dengan suara yang mempuni.
“Sebelum dikasih uang biar suara fales nyanyi terosss, tapi setelah dikasih uang baru satu kata yang keluar mulutunya udah ngacir pergi beli bakso satu mangkok. Habis itu datang lagi 6 orang yang audisi,” kesal akun @Siti Khumairoq. (fgr)









