TPID Ditekankan Memperhatikan Komoditas Penyumbang Kenaikan Harga

- Jurnalis

Kamis, 14 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: spesial

Foto: spesial

Lombok Timur, suaraselaparang.com – Pj. Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Lombok Timur untuk memperhatikan sejumlah komoditas yang dinilai menyumbang kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Lombok Timur pada pekan lalu. Komoditas tersebut adalah cabai rawit, daging sapi dan daging ayam ras. Ia berharap harga komoditas tersebut dapat kembali stabil di pekan ini.

Selain meminta TPID untuk berkomunikasi intensif dengan berbagai pihak yang berperan dalam perkembangan harga, ia juga meminta agar dapat menjalin komunikasi dan koordinasi dengan daerah lain sebagai upaya stabilisasi, termasuk penggunaan belanja tidak terduga (BTT) seperti rekomendasi Kementerian Dalam Negri.

Baca Juga :  Pj Bupati Lombok Timur, Klaim Harga Beras Turun

Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati usai mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang berlangsung secara virtual pada Rabu (13/3).

Sebanyak 10 kabupaten/ kota di Indonesia mengalami kenaikan IPH tertinggi pada pekan pertama Maret 2024 lalu. Salah satunya Lombok Timur dengan IPH 7,99%.

Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Tomsi Tohir pada Rakor tersebut menegaskan kepada masing-masing kepala daerah agar meningkatkan pelaksanaan serta memantau gerakan menanam, terutama bagi daerah-daerah yang capaiannya belum bisa mengatasi inflasi. Selain itu juga melakukan operasi pasar secara masif, “kepala daerah lebih perhatian terhadap pelaksanan operasi pasar, jangan sampai dari minggu ke minggu harga-harga khususnya beras, belum dapat dikendalikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dukung Mobilitas Nelayan, Dinas Kelautan Lombok Timur Siapkan Prasarana

Berdasarkan pemantauan harga SP2KP pada Pekan pertama Maret 2024, ada beberapa komoditas pangan yang menunjukkan tren peningkatan harga, diantaranya; cabai merah naik sebesar 9,15%, minyak goreng 0,44%, telur ayam ras 5,26%, beras 3,06%, daging ayam ras 4,34% dan cabai rawit naik 15,94%.

Selain Penjabat Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik, rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah tersebut diikuti pula seluruh gubernur, walikota, dan bupati se Indonesia.

Berita Terkait

Akses Jalan Gelang Ditutup Sementra Karna adanya Evakuai Pohon Tumbang
Banjir Dirarang Rendam Rumah Warga, Petugas WMK Terara Lakukan pengamanan
Guru PAUD di Jerowaru Alami Mual dan Mencret Usai Menyantap Menu MBG
TK Islam Bina Insan Kamil Masbagik Gelar Kunjungan Edukatif ke Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Timur
Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah Melalui Rapat Koordinasi KDKMP
Universitas Hamzanwadi Grand Launching Day (GLD) Menjadi Program PIIB
BAZNAS Lombok Timur Salurkan Insentif Guru Tidak Tetap Dan Pegawae Tidak Tetap TK, PAUD, dan KB
Kritik Menjadi Vitamin Bagi Demokrasi, Bupati Lombok Timur Tegaskan Tidak Butuh Preman, Saya Butuh Adek Mahasiswa Aktif Mengkritisi Kinerja Pejabat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:02 WIB

Akses Jalan Gelang Ditutup Sementra Karna adanya Evakuai Pohon Tumbang

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:41 WIB

Banjir Dirarang Rendam Rumah Warga, Petugas WMK Terara Lakukan pengamanan

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:21 WIB

Guru PAUD di Jerowaru Alami Mual dan Mencret Usai Menyantap Menu MBG

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:47 WIB

TK Islam Bina Insan Kamil Masbagik Gelar Kunjungan Edukatif ke Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:45 WIB

Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah Melalui Rapat Koordinasi KDKMP

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah Melalui Rapat Koordinasi KDKMP

Kamis, 22 Jan 2026 - 11:45 WIB