Diduga Tidak Transparan Kelola DD, Kades Sikur Barat Dilaporkan Warganya Sendiri

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Warga Sikur Barat Ramai Ramai Geruduk Kantor Desa

Foto : Warga Sikur Barat Ramai Ramai Geruduk Kantor Desa

LOMBOK TIMUR, Selaparang.com – Dugaan penyelewengan dana desa di Desa Sikur Barat, Kecamatan Sikur, kembali menyeruak. Puluhan warga yang tergabung dalam kelompok gerakan pemuda perubahan Desa Sikur Barat secara resmi melaporkan dugaan korupsi tersebut ke Kejaksaan Negeri Selong, Rabu (22/01/2025).

Koordinator lapangan, Hairul Azmi, mengungkapkan bahwa laporan tersebut mencakup sejumlah dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa, di antaranya Pertama, Ketidaktransparanan penggunaan dana BUMDes. Warga mempertanyakan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dinilai kurang transparan dan tidak melibatkan masyarakat secara aktif.

Kedua, Pengadaan ambulan desa, Ambulan desa yang awalnya diperuntukkan bagi kepentingan umum diduga telah dialihkan menjadi milik pribadi kepala desa. Meskipun ada informasi bahwa dana telah dikembalikan, ambulan pengganti belum juga tiba.

Ketiga, Pembangunan kolam renang, Warga mempertanyakan sumber anggaran, luas, dan model pengelolaan kolam renang desa. Mereka merasa tidak pernah dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan terkait proyek tersebut.

Baca Juga :  Meriahkan HUT NTB dan Hari Bakti PU, Dinas PUPR Provinsi Adakan “Fashion On The Street"

Begitua juga terdapat dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan pangan berupa beras. Warga menemukan adanya beras yang tidak sesuai dengan label Bulog serta adanya warga yang belum menerima bantuan tersebut.

“Kami berharap Kejaksaan Negeri Selong dapat menindaklanjuti laporan kami dengan serius dan mengusut tuntas dugaan korupsi ini,” tegas Hairul Azmi.

Menanggapi laporan tersebut, Kasi Intel Kejari Lombok Timur, I Made Bayu Pinarta, menyatakan bahwa pihaknya akan mempelajari secara mendalam laporan yang disampaikan oleh warga.

“Kami akan mengundang kembali pelapor untuk melakukan klarifikasi lebih lanjut, terutama terkait bukti-bukti yang mereka miliki,” ujar Bayu Pinarta.

Pihak kejaksaan juga akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk kepala desa dan perangkat desa, untuk dimintai keterangan. “Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap kebenaran dari laporan ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Tegas, PMII Bali Nusra Resmi Berhentikan Kader Yang Terlibat Narkoba

Dugaan korupsi dana desa ini tentunya menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Desa Sikur Barat. Selain merugikan keuangan negara, tindakan korupsi juga dapat menghambat pembangunan desa dan mengurangi kesejahteraan masyarakat.

Warga berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dan pelaku korupsi dapat dihukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mereka juga meminta agar pemerintah daerah lebih proaktif dalam mengawasi pengelolaan dana desa agar kasus serupa tidak terulang kembali.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah terkait laporan dugaan korupsi dana desa di Desa Sikur Barat. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap masalah ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya.

Berita Terkait

Rapat Evaluasi Satu Tahun Program MBG, Pemerintah Lombok Timur Gelar Rapat Guna Meningkatkan Layanan Di Tahun 2026
Viral! MBG Siwi Diduga Sajikan Buah dan Telur Busuk ke Siswa SMKN 1 Jerowaru
Guru Di Jerowaru Memprotes Dapur MBG Paremas Diduga Menyajikan Buah Tidak Layak Komsumsi
Inspektorat NTB Audit Ratusan Paket Proyek Pokir DPRD Di Dinas Pertanian Karena Belum Tuntas Hingga Akhir 2025
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak Dalam Penerbangan Rute Yogyakarta – Makassar
Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan
Singgah di Pulau Maringkik, 6 Orang Imigran Gelap Ditangkap Polisi dan diserahkan ke Imigrasi
Aliansi Masyarakat Desa Peduli Selagik, Dalam Rangka Krisis Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah Desa Selagik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:24 WIB

Rapat Evaluasi Satu Tahun Program MBG, Pemerintah Lombok Timur Gelar Rapat Guna Meningkatkan Layanan Di Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 11:36 WIB

Viral! MBG Siwi Diduga Sajikan Buah dan Telur Busuk ke Siswa SMKN 1 Jerowaru

Senin, 19 Januari 2026 - 11:14 WIB

Guru Di Jerowaru Memprotes Dapur MBG Paremas Diduga Menyajikan Buah Tidak Layak Komsumsi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:52 WIB

Inspektorat NTB Audit Ratusan Paket Proyek Pokir DPRD Di Dinas Pertanian Karena Belum Tuntas Hingga Akhir 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:41 WIB

Pesawat ATR 400 Hilang Kontak Dalam Penerbangan Rute Yogyakarta – Makassar

Berita Terbaru