Perampingan OPD Lotim Komitmen Bupati Iron Tata Birokrasi

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa : Bupati Lombok Timur : H. Haerul Warisin

Foto Istimewa : Bupati Lombok Timur : H. Haerul Warisin

LOMBOK TIMUR, Suaraselaparang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur berencana melakukan penggabungan dan pemecahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka efisiensi anggaran.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menjelaskan langkah tersebut merupakan upaya menata birokrasi agar setiap dinas memiliki beban kerja yang efektif dan program yang tepat sasaran.

“Kita akan melakukan kajian secara cermat, terutama terhadap dinas-dinas yang beban kerjanya tidak terlalu padat. Jika dibiarkan, ini akan menjadi pemborosan anggaran,” ujar Bupati Haerul Warisin belum lama ini.

Salah satu contoh penggabungan yang dipertimbangkan adalah Dinas Ketahanan Pangan dengan Dinas Pertanian. Menurut bupati, kedua dinas ini memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang serupa. Penggabungan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja dan mengurangi duplikasi program.

Baca Juga :  Kejari Lotim Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa Kerongkong

Selain penggabungan, Pemkab Lombok Timur juga berencana memecah dinas-dinas besar yang memiliki beban kerja terlalu padat. Langkah ini bertujuan agar setiap OPD dapat fokus pada tugas dan fungsinya masing-masing.

“Saat ini, kami sedang melakukan kajian yang dipimpin oleh Kabag Organisasi dan Hukum. Hasil kajian ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan terkait penggabungan dan pemecahan OPD,” jelas Bupati Haerul Warisin.

Baca Juga :  Terharu, Pedagang di CFD Mataram Diborong Capres Ganjar

Bupati juga menyinggung tentang rencana penggabungan Bidang Kebudayaan yang saat ini berada di bawah Dinas Pendidikan. Menurutnya, bidang ini lebih tepat jika digabungkan dengan dinas lain yang relevan.

Terkait dengan potensi dampak perampingan OPD terhadap pejabat eselon II, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa pemerintah daerah akan tetap memberikan posisi yang sesuai dengan kompetensi masing-masing pejabat.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menempatkan pejabat sesuai dengan keahlian mereka. Tentu saja, akan ada beberapa pejabat yang mungkin tidak mendapatkan posisi yang sama dengan sebelumnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Terdakwa Korupsi Pengadaan Chromebook Titipkan Rp500 Juta ke JPU, Bentuk Itikad Baik Pulihkan Kerugian Negara
Kebakaran Rumah di Wanasaba, Kerugian Capai Rp75 Juta, Api Berhasil Dijinakkan
Gerakan SelongMeriri Menggema, Kecamatan Selong Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Bersih Dan Asri
BAZNAS Lombok Timur Gratiskan BPJS Bagi 1.000 Warga Miskin Exstrem Dan Guru Non – ASN
Bupati Hairul Warisin Pimpin Konsultasi Publik RKPD 2027, Mantapkan Arah Pembangunan Menuju Lombok Timur Smart
Program Stertategis Nasional, Bupati Hairul Warisin Tegaskan Sertifikat Tanah Warga Ekas Buana Tanpa Biaya
Bupati Lombok Timur Buka konferensi Kerja I PGRI Lotim 2026, Tegaskan Guru Kunci Lombok Timur smart
Dukungan Donatur Australia, SDN 2 Gunung Malang Miliki 5 RKB Ramah Anak Dan Lingkungan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:49 WIB

Terdakwa Korupsi Pengadaan Chromebook Titipkan Rp500 Juta ke JPU, Bentuk Itikad Baik Pulihkan Kerugian Negara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:10 WIB

Kebakaran Rumah di Wanasaba, Kerugian Capai Rp75 Juta, Api Berhasil Dijinakkan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:45 WIB

Gerakan SelongMeriri Menggema, Kecamatan Selong Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Bersih Dan Asri

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:13 WIB

BAZNAS Lombok Timur Gratiskan BPJS Bagi 1.000 Warga Miskin Exstrem Dan Guru Non – ASN

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:48 WIB

Bupati Hairul Warisin Pimpin Konsultasi Publik RKPD 2027, Mantapkan Arah Pembangunan Menuju Lombok Timur Smart

Berita Terbaru