Penataan Aset Daerah Lombok Timur Tak Sekedar Isapan Jempol Belaka

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur, H. M. Edwin Hadiwijaya (Tengah). (Dok Ragil)

Wakil Bupati Lombok Timur, H. M. Edwin Hadiwijaya (Tengah). (Dok Ragil)

Lombok Timur, suaraselaparang.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya dalam pengelolaan aset daerah melalui implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) dan Barang Milik Daerah (BMD) secara daring. Meskipun proses ini baru berjalan sekitar dua minggu, Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya, mengakui beratnya tugas yang diemban para operator SIMDA dan BMD tersebut.

“Mereka ini yang kita ajak membangun,” tegas Wabup saat membuka acara sosialisasi SIMDA-BMD Online pada Senin (28/07/2025).

Wabup tidak menampik adanya tantangan dalam mengelola aset. Meskipun sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah beroperasi dengan lancar, akan tetapi kelengkapan data masih menjadi kendala utama.

Baca Juga :  Kukuhkan 106 Calon Pol PP, Ini Pesan Bupati.

“Untuk pengadaan barang, kita kadang hanya mendapatkan ukuran, jenis materialnya belum tentu. Ini menunjukkan kesenjangan informasi yang menghambat proses digitalisasi penuh,” jelasnya.

Wakil Bupati pun menekankan pentingnya peran operator dalam entri data.

“Setelah ini online, operator kita bisa bekerja kapan pun dan dimana saja, meskipun nantinya membutuhkan jaringan internet,” ujarnya, menggarisbawahi fleksibilitas yang ditawarkan sistem baru ini.

Guna memastikan data terisi dengan baik, Wakil Bupati meminta data dari setiap kecamatan untuk dimonitor oleh Bidang Aset. Hal ini juga demi memastikan percepatan pembenahan aset daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur Izuddin, mengungkapkan bahwa timnya telah bekerja keras, bahkan hingga larut malam untuk mengejar target pelaporan aset. Terkait sarana dan prasarana, khususnya dalam menghadapi tuntutan kecepatan dan ketepatan, pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan teknologi.

Baca Juga :  Resmi, KPU Lombok Timur Umumkan Pendaftaran Calon Bupati Untuk Pilkada 2024

“Seluruh permohonan terkait dengan komputer atau laptop yang sesuai, yang dibutuhkan masing-masing satu kecamatan, yaitu sekitar 10 laptop, bisa kita penuhi harapan rekan-rekan untuk pengelolaan aset di masing-masing kecamatan yang ada di UPTD dan Kebudayaan,” katanya. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan aset di tingkat kecamatan.

Sosialisasi yang berlangsung di Aula Handayani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPKAD serta seluruh operator dari berbagai kecamatan di Lombok Timur.

Berita lainnya klik disini

Berita Terkait

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.
Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.
Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.
Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo
Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.
Respons Cepat Petugas Pasca Luapan Air di Otak Kokok Joben
Satpol PP Tegaskan Penindakan Peredaran Miras di Wilayah Lombok Timur
Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Menuju Daerah Tangguh Bencana
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:40 WIB

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.

Senin, 8 Desember 2025 - 19:51 WIB

Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.

Senin, 8 Desember 2025 - 13:09 WIB

Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Senin, 8 Desember 2025 - 10:51 WIB

Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo

Senin, 8 Desember 2025 - 10:31 WIB

Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.

Berita Terbaru