Wisata Alam Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa/Suasan pendakian Gunung Rinjani belum lama ini. Wisata alam pendakian Gunung Rinjani ditutup mulai 1 Januari-31 Maret 2026

Istimewa/Suasan pendakian Gunung Rinjani belum lama ini. Wisata alam pendakian Gunung Rinjani ditutup mulai 1 Januari-31 Maret 2026

Lombok Timur, suaraselaparang.com -Wisata alam pendakian Gunung Rinjani ditutup mulai 1 Januari-31 Maret 2026. Hal ini tertuang dalam pengumuman dengan nomor: PG.8/T.39/TU/KSA.04.01/B/12/2025.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Yarman, dalam surat tersebut menyebut penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani   untuk mencegah mitigasi risiko bencana hidrometeorologi serta pemulihan ekosistem.

“Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menutup sementara seluruh destinasi wisata pendakian,” terang Yarman dalam surat tersebut.

Ada enam jalur destinasi wisata alam pendakian Gunung Rinjani yang ditutup sementara, yaitu jalur, Senaru, Torean, Sembalun, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik.

Baca Juga :  Kebakaran Poskesdes Teko, Polisi Amankan Tiga Terduga

Penutupan ini juga menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: 7 tahun 2025 tentang tindakan mitigasi bencana hidrometeorologi banjir dan tanah longsor.  Memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Mataram bahwa sedang terjadi masa peralihan menuju musim hujan 2025/2026 serta adanya Bibit Siklon Tropis 93S. Masyarakat  perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal di beberapa wilayah serta potensi dampak bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Baca Juga :  HMI Cabang Lotim Desak Bupati Merger PD Agro Selaparang

Penutupan ini dilakukan sebagai langkah perlindungan keselamatan pengunjung, sekaligus memberi waktu bagi alam Rinjani untuk beristirahat dan memulihkan diri di tengah potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim hujan.

“Mari kita dukung bersama upaya konservasi ini. Karena Rinjani bukan hanya untuk dikunjungi hari ini, tetapi dijaga untuk generasi esok hari,”pesannya.

 

Berita Terkait

Inspektorat NTB Audit Ratusan Paket Proyek Pokir DPRD Di Dinas Pertanian Karena Belum Tuntas Hingga Akhir 2025
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak Dalam Penerbangan Rute Yogyakarta – Makassar
Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan
Singgah di Pulau Maringkik, 6 Orang Imigran Gelap Ditangkap Polisi dan diserahkan ke Imigrasi
Aliansi Masyarakat Desa Peduli Selagik, Dalam Rangka Krisis Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah Desa Selagik
Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Kalapas Selong Tingkatkan Koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda NTB
Perkuat Sinergi, Kalapas Selong Silaturahmi dengan Kadis Pertanian Lombok Timur
Aksi PMII Melakukan demostrasi Terhadap Dikes Karna Adanya Dugaan Terkait SPPG yang Bermasalah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:52 WIB

Inspektorat NTB Audit Ratusan Paket Proyek Pokir DPRD Di Dinas Pertanian Karena Belum Tuntas Hingga Akhir 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:41 WIB

Pesawat ATR 400 Hilang Kontak Dalam Penerbangan Rute Yogyakarta – Makassar

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:36 WIB

Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:33 WIB

Singgah di Pulau Maringkik, 6 Orang Imigran Gelap Ditangkap Polisi dan diserahkan ke Imigrasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:55 WIB

Aliansi Masyarakat Desa Peduli Selagik, Dalam Rangka Krisis Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah Desa Selagik

Berita Terbaru