BerandaNTBLOMBOK TIMURAnak SD di Lombok Timur Jadi Korban Gigitan Anjing Liar, Polisi Lakukan...

Anak SD di Lombok Timur Jadi Korban Gigitan Anjing Liar, Polisi Lakukan Penanganan dan Imbau Warga Waspada

Lombok Timur, suaraselaparang.com – Seorang anak yang masih duduk di bangku SD M. Muzawir Hawari 11 tahun warga Montong Dangah, Dusun Batu Son, Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur(Lotim), menjadi korban gigitan anjing liar pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban tengah bermain bola bersama teman-temannya di area persawahan dekat rumahnya.

Saat itu, mereka melihat segerombolan anjing tengah mengejar ayam milik warga. Anak-anak kemudian berusaha menghalau anjing-anjing tersebut.

Namun, gerombolan anjing justru berbalik mengejar mereka. Korban yang berada di posisi paling belakang akhirnya diserang dan digigit oleh sekitar tiga ekor anjing.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka pada bagian kaki, paha, tangan, dan punggung. Korban pertama kali ditolong oleh seorang saksi bernama Ida 25 tahun yang merupakan karyawan orang tua korban, kemudian dibantu oleh dua saksi lainnya, yakni Patmah 30 tahun dan Liza 26 tahun.

Kemudian korban segera dilarikan ke Puskesmas Lepak, Kecamatan Sakra Timur, untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil penanganan awal, petugas medis telah memberikan vaksinasi serta antibiotik guna mencegah infeksi. Saat ini korban masih menjalani perawatan di ruang rawat inap dan kondisinya dilaporkan mulai berangsur membaik.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Sakra IPTU I Nyoman Astika, SH bersama anggota Unit IK dan Bhabinkamtibmas Desa Sakra Selatan AIPDA Selamet Riadi langsung mendatangi lokasi kejadian (TKP), melakukan pengecekan kondisi korban di puskesmas, serta meminta keterangan dari korban dan para saksi.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah membuat laporan resmi terkait insiden tersebut.

Dari hasil keterangan di lapangan, anjing-anjing yang menyerang korban diduga dalam kondisi lapar, mengingat sebelum kejadian hewan-hewan tersebut terlihat mengejar ayam warga.

Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang, termasuk upaya penertiban hewan liar di lingkungan masyarakat.

Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan anjing liar, khususnya bagi para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak.

“Masyarakat diharapkan mengingatkan anak-anak agar tidak mendekati atau mengganggu anjing liar. Jika bertemu anjing liar, tetap tenang, jangan berlari atau berteriak, dan mundur secara perlahan,” ujarnya.

Selain itu, warga juga diminta untuk tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran tanpa pengawasan serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan anjing liar yang bersifat agresif.

Polres dan Polsek setempat bersama instansi terkait akan terus berkoordinasi untuk melakukan langkah-langkah penertiban demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak.

RELATED ARTICLES

Most Popular