Melalui Kampung Sehat, UMKM Tenun Sukarara Mulai Meningkat

- Jurnalis

Senin, 15 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah, Suara Selaparang – Kehadiran kampung sehat Nurut Tatanan Baru inisiasi Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) bersama Pemerintah Provinsi NTB, dirasakan kebangkitannya oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menangah (UMKM) yang ada di Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah- NTB.

Walaupun belum maksimal namun dampaknya bagi perekonomian lebih dirasakan oleh sebagian masyarakat sebab melalui program kampung sehat tersebut warga belajar proaktif menerapkan protokol kesehatan dengan berbagai penekanan humanis yang dilakukan pemerintah, baik desa maupun pihak kepolisian setempat.     

Seperti yang diakui pemilik galeri Darma Setia Hj. Robiah di Desa Sukarara, Minggu (14/3/2021), awal masuknya Corona ke NTB usahanya sempat mati total, pengurangan karyawan terpaksa dilakukan, namun setelah beberapa program yang di gelar pemerintah, seperti mewajibkan prokes untuk semua orang, dan menggelar Lomba Kampung Sehat usaha kami bangkit kembali.

Baca Juga :  Dandim Loteng Cek Kelengkapan Kendaraan Anggota Secara Mendadak

Ia berterima kasih kepada pemerintah atas segala upayanya menghidupkan perekonomian masyarakat, melalui berbagai program yang digelarnya. 

“Dampak penerapan prokes 5M melalui Kampung Sehat ini, dianggap mampu mendongkrak perekonomian masyarakat, termasuk para pelaku usaha UMKM di desanya membuat pelaku usaha tidak terlalu paranoid terhadap Corona seperti awal mewabahnya tahun 2020, sebab anjuran Prokes semua menjalankan baik pengunjung maupun warga setempat, jadi penyebaran virusnya tidak segesit awal masuknya ke NTB,” terangnya.

Fakta tersebut juga dirasakan oleh Amin salah satu pelaku UMKM pemilik Art Shop Patuh di desa Sukarara, dia juga mengaku bahwa setelah berbagai program yang di gelar pemerintah bersama Tiga pilar TNI-Polri, usahanya sedikit lancar , Jika semua bisa menjaga diri dengan melakukan budaya 5M, maka pemulihan ekonomi kita tidak akan sulit,” kata Amin.( 14/3) 

Baca Juga :  Setelah Bermalam Di Lombok Timur, Kirab Pataka Berlanjut Ke Lombok Tengah.

Dikatakan Amin , Hal tersebut sudah terbukti karena dilihat dari daya beli masyarakat atau pengunjung pada sektor UMKM di Sukarare mulai meningkat sejak prokes 5M dijalankan dengan disiplin. 

Kebiasaan baru ini sangat menolong pada dunia usaha, khususnya pelaku usaha atau pengerajin tenun di Desa Sukarara meskipun perputaran ekonomi masih jauh dibandingkan dari sebelum corona melanda di NTB, pungkasnya. 

(Ibn). 

Berita Terkait

Polda NTB Limpahkan Perkara Korupsi Puskesmas Batu Jangkih, Kerugian Negara Capai 1 M
Pastikan Petugas dan Anak Binaan Bebas Narkoba, LPKA Loteng Gelar Tes Urine
Perkuat Sinergitas, Kapolsek Batukliang Sambangi LPKA Kelas II Loteng
Tanamkan Karakter Spiritual yang Kuat, Anak Binaan LPKA Loteng Rutin Sholat Dhuha
Anggota DPRD Lombok Tengah Dilaporkan ke BKD, Diduga Belum Bayar Utang Rp2 Miliar
Karang Taruna Kecamatan Pujut, Dukung dan Sukseskan Gelaran Even MotoGP
FP4 Minta Kompolnas dan Ombudsman Awasi Proses Hukum yang Menyeret Suhaili FT
Tidak Ada Penjualan Air Tanah Ilegall, PT Carpedian Utamakan Transparansi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:57 WIB

Polda NTB Limpahkan Perkara Korupsi Puskesmas Batu Jangkih, Kerugian Negara Capai 1 M

Selasa, 8 Juli 2025 - 16:34 WIB

Pastikan Petugas dan Anak Binaan Bebas Narkoba, LPKA Loteng Gelar Tes Urine

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:00 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolsek Batukliang Sambangi LPKA Kelas II Loteng

Selasa, 10 Juni 2025 - 12:54 WIB

Tanamkan Karakter Spiritual yang Kuat, Anak Binaan LPKA Loteng Rutin Sholat Dhuha

Rabu, 24 Juli 2024 - 12:12 WIB

Anggota DPRD Lombok Tengah Dilaporkan ke BKD, Diduga Belum Bayar Utang Rp2 Miliar

Berita Terbaru