Puluhan Ruko di Pertokoan Simpang Empat Pancor Segera Dibongkar

- Jurnalis

Jumat, 14 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 LOMBOK TIMUR, Suara selaparang– Dalam giat rapat koordinasi yang sudah dilakukan bersama Sekertatis Daerah Lombok Timur beserta instansi terkait. Sejumlah pertokoan yang ada disimpang empat Pancor, Kelurahan Pancor, Kabupaten Lombok Timur atau Jln. TGKH Zaenuddin Abdul Majid akan mulai dilakukan pembongkaran pada hari Minggu lusa, tepatnya (16/5) mendatang.

Kawasan pertokoan tersebut nantinya lokasi tersebut akan dibangun Ruang Terbuka Publik (RTP), hal itu sesuai rencana yang sudah dicanangkan beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Penegakan Perundang – Undangan Satpol-PP Lotim, Sunrianto, S. Sos mengatakan, bangunan ruko yang akan dibongkar sekitar 50 ruko dan segala persiapan pun sudah dipersiapkan.

Baca Juga :  Penemuan Tengkorak Manusia Gegerkan Masyarakat

“Persiapan dan kesiapan pembongkaran telah disiapkan dan pelaksanaan pembongkaran akan dilakukan pada Minggu lusa,” terang Sunrianto. Jum’at, (14/5).

Adapun Pemda Lotim sudah mensosialisakan kepada semua pedagang sebelum bulan Ramadhan lalu, terkait proyek tersebut dan sudah ada kesepakatan anatra Pemda dan para pedagang untuk penggusuran toko dan pengosongan toko dua hari setelah lebaran.

Sementara itu, salah seorang pengelola salah satu pertokoan, Hj. A mengatakan bahwa, waktu yang diberikan untuk mengosongkan toko atau memindahkan barang dagangan itu terlalu singkat. Terlebih lagi masih dalam suasana lebaran.

Baca Juga :  Komisi l DPRD NTB Anak Tirikan Lombok Timur Dalam Seleksi KPID.

“Kan kita baru selesai lebaran, jadi masih bersilaturrahmi dengan keluarga. Jadi kalau dua hari tidak cukup karena barang kita juga banyak,” katanya sembari mengemas barang dagangannya.

Dirinya pun berharap ada ganti rugi dari pemerintah daerah, walapun jumlahnya sedikit, asal bisa menambah biaya sewa ruko baru atau dibuatkan lokasi yang setrategis dan muat untung menampung barang dagangan.

“Ruko yang kami sewa sekarang ini lokasinya kecil, sedangkan barang kami banyak. Sehingga barang kami tidak muat di lokasi yang baru. Sewanya juga mahal, kami nyewa 25 juta per setahun,” pungkasnya. 

Berita Terkait

Rapat Evaluasi Satu Tahun Program MBG, Pemerintah Lombok Timur Gelar Rapat Guna Meningkatkan Layanan Di Tahun 2026
Viral! MBG Siwi Diduga Sajikan Buah dan Telur Busuk ke Siswa SMKN 1 Jerowaru
Guru Di Jerowaru Memprotes Dapur MBG Paremas Diduga Menyajikan Buah Tidak Layak Komsumsi
Inspektorat NTB Audit Ratusan Paket Proyek Pokir DPRD Di Dinas Pertanian Karena Belum Tuntas Hingga Akhir 2025
Singgah di Pulau Maringkik, 6 Orang Imigran Gelap Ditangkap Polisi dan diserahkan ke Imigrasi
Aliansi Masyarakat Desa Peduli Selagik, Dalam Rangka Krisis Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah Desa Selagik
Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Kalapas Selong Tingkatkan Koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda NTB
Perkuat Sinergi, Kalapas Selong Silaturahmi dengan Kadis Pertanian Lombok Timur
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:24 WIB

Rapat Evaluasi Satu Tahun Program MBG, Pemerintah Lombok Timur Gelar Rapat Guna Meningkatkan Layanan Di Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 11:36 WIB

Viral! MBG Siwi Diduga Sajikan Buah dan Telur Busuk ke Siswa SMKN 1 Jerowaru

Senin, 19 Januari 2026 - 11:14 WIB

Guru Di Jerowaru Memprotes Dapur MBG Paremas Diduga Menyajikan Buah Tidak Layak Komsumsi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:52 WIB

Inspektorat NTB Audit Ratusan Paket Proyek Pokir DPRD Di Dinas Pertanian Karena Belum Tuntas Hingga Akhir 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:33 WIB

Singgah di Pulau Maringkik, 6 Orang Imigran Gelap Ditangkap Polisi dan diserahkan ke Imigrasi

Berita Terbaru