Antisipasi Ancaman Kekeringan 2021, BPBD Siapkan Sumber Anggaran DTT.

- Jurnalis

Senin, 7 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR, Suara Selaparang– Pada tahun 2021 ini sudah memasuki musim kemarau dan guna mengantisipasi ancaman kekeringan dibeberapa wilayah di Lombok Timur, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sudah siapkan anggarannya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Toni Satria Wibawa mengatakan, sumber anggaran untuk mengantisipasi ancaman kekeringan tahun ini melalui Dana Tidak Terduga (DTT).

Meskipun sudah disiapkan anggarannya, kepala BPBD Lotim tersebut tidak menyebutkan secara rinci, berapa nominal anggaran yang telah disiapkan itu. 

“Besaran anggaran yang kita butuhkan nanti akan kita sesuaikan dengan kondisi yang kita hadapi di lapangan,” terang Toni Jum’at, (4/6).

Baca Juga :  196 Pengawas TPS Labuhan Haji Resmi Dilantik

Sembari mengatakan yang pasti dari anggaran yang sudah ada, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin dalam melayani kebutuhan air bersih bagi warga di wilayah yang terkena dampak.

Adapun pihaknya sudah memetakan beberapa kecamatan yang rawan akan kekeringan. Khususnya Lotim yang berada diwilayah Selatan, yakni Kecamatan Jerowaru, Keruak, Sakra Barat, Sakra Timur termasuk Terara. Tak hanya dibagian Selatan, Lotim bagian Timur pun dipetakan, seperti Sambelia, Sembalun dan Suela. 

Untuk mengatasi kekeringan yang sering terjadi ini, Pemkab Lotim sudah melakukan  berbagi upaya untuk mengatasinya. Baik itu melalui kebijakan jangka pendek maupun jangka panjang. 

Baca Juga :  Ketua DPD II KNPI Kecam Keras Oknum Sekdes Yang Hina Profesi Jurnalis.

“Untuk jangka pendek seperti menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang terkena dampak kekeringan, sedangkan untuk program jangka panjang berupa pembuatan sumur bor dan mencari sumber mata air,” katanya

Ia juga sudah menyiapkan jajarannya untuk ditugaskan dan yang bisa diturunkan kapan pun untuk menjangkau layanan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di wilayah yang terkena dampak kekeringan nantinya.

Pun sejauh ini, pihaknya belum menerima laporan tentang adanya wilayah yang terkena dampak kekeringan.

Berita Terkait

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.
Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.
Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.
Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo
Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.
Respons Cepat Petugas Pasca Luapan Air di Otak Kokok Joben
Satpol PP Tegaskan Penindakan Peredaran Miras di Wilayah Lombok Timur
Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Menuju Daerah Tangguh Bencana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:40 WIB

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.

Senin, 8 Desember 2025 - 19:51 WIB

Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.

Senin, 8 Desember 2025 - 13:09 WIB

Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Senin, 8 Desember 2025 - 10:51 WIB

Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo

Senin, 8 Desember 2025 - 10:31 WIB

Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.

Berita Terbaru