Terdapat 9 Bakal Calon Kades di Desa Kotaraja, L.Iswandi Octavia; Semua sudah sesuai regulasi.

- Jurnalis

Rabu, 2 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR, Suara Selaparang– Pemilihan Kepala Desa secara serentak di Kabupaten Lombok Timur, akan digelar tanggal 28 Juli 2021 mendatang dan diikuti oleh 29 Desa. Tercatat dari 29 Desa itu, Desa Kotaraja menjadi Desa yang paling banyak pemilihnya mencapai 10.846 orang dan 31 TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Lalu Iswandi Octavia,SE mengatakan Desa Kotaraja menjadi Desa yang paling banyak Bakal Calon Kepala Desanya se Kabupaten Lombok Timur, karena setelah melalui seleksi Administrasi tercatat 9 orang yang lulus sebagai Balon (Bakal Calon) Kepala Desa.

“Sesuai dengan aturan yang ada calon Kepala Desa yang ikut kontestasi pemilihan maksimal lima orang, sehingga untuk kami di Desa Kotaraja, kembali akan melakukan seleksi tambahan (tes tulis-red) untuk melakukan penyaringan hingga kami dapat 5 orang calon,”Ungkap Lalu Iswandi, Rabu (02/06).

Ia juga menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten agar pelaksanaan tes tambahan itu dilakukan di Kabupaten terutama untuk menjaga netralitas, dengan menghadirkan bakal calon secara keseluruhan.

“Terkait tes tambahan itu kami sudah berkonsolidasi dengan pihak Kabupaten, agar tes dilakukan dikabupaten dengan menghadirkan semua bakal calon, panitia dan tim pengawas dari kecamatan, itu dimaksudkan untuk menjaga netralitas, supaya jangan ada prasangka-prasangka yang mengatakan ada intervensi dari panitia atau dari pihak pengawas,”katanya.

Baca Juga :  Desa di Lombok Timur Terima Bantuan PAMSIMAS

Lalu Iswandi Octavia juga menambahkan pelaksanaan tahapan Pilkades Desa Kotaraja sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan regulasinya berdasarkan aturan yang ada sehingga sampai saat ini dalam pendataan jumlah pemilih sudah masuk tahap pemutahiran data untuk DPS (Daftar Pemilih Sementara) tercatat 10.846 orang pemilih.

“Kalau kami mengacu pada pemilu 2019 maka DPS di Desa Kotaraja mencapai 10.846 orang pemilih, tetapi setelah panitia turun untuk melakukan pendataan secara langsung ditemukan ada nama-nama yang ganda, sehingga kami temukan DPS sekitar 10.600 orang lebih data DPS,”ungkap Lalu Iswandi.

Ditambahkannya Panitia terus melakukan pemutahiran data dengan memakai alat control berupa kartu pemilih,yang akan diberikan kepada semua pemilih yang tercantum dalam DPS tersebut,

“Bagi masyarakat yang belum tercantum namanya di DPS tersebut, dia bisa melaporkan diri kepada panitia pemilihan atau ke Kawil (Kadus-red) masing-masing, dan InsyaAllah pada hari Senin yang akan datang kita akan menetapkan DPT(Daftar Pemilih Tetap) dan kalau kita lihat dari perkembangan yang ada kami perkirakan jumlah pemilih di Pilkades Kotaraja akan mencapai 11.000 an orang,”katanya.

Baca Juga :  Lantik 95 CPNS, Bupati Sukiman Ingatkan untuk Melaksanakan Tugasnya Sebaik Mungkin

Menurut L.Iswandi Octavia yang juga pernah menjadi Anggota DPRD Lombok Timur, dari belasan ribu jumlah pemilih dalam Pilkades Kotaraja, akam memberikan suaranya pada 31 TPS(Tempat Pemungutan Suara).

“Melihat jumlah pemilih pada Pilkades Kotaraja yang mencapai belsan ribu orang,kami minta kepada Kabupaten untuk memberikan kami 35 TPS, karena kalau kita mengacu pada TPS saat Pemilu 2019 jumlah TPS pada Waktu itu 40 TPS. Tetapi yang disetujui oleh Panita Kabupaten 31 TPS untuk Pilkades ini,”pungkasnya,

Ia juga mengingatkan kepada semua panitia dan masyarakat pemilih untuk tetap menaati Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan Pilkades Desa Kotaraja, karena menjaga prokes menjadi hal yang penting bagi panitia dan akan menjadi atensi khusus sehingga Pilkades tidak menimbulkan kerumunan.

“Kami dari Panitia Pilkades Desa Kotaraja, akan sangat mengedepankan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam Pilkades ini, terutama dalam bentuk penyemprotan Lokasi TPS secara keseluruhan sebelum Pikades dimulai, kami juga akan mengatur jarak, masyarakat yang datang memilih, kami siapkan Handsanitaiser, Tempat Cuci Tangan, juga kami akan siapkan masker bagi masyarakat yang kebetulan tidak bawa masker,”tutupnya.

Berita Terkait

Bukber dengan Jurnalis Lotim, Bupati: yang Jelek Tetap Katakan Jelek, yang Baik Tetap Katakan Baik
Ringankan Beban Warga Saat Ramadhan,Bupati Lotim Salurkan Bantuan Sembako Berbasis DTSEN
Bupati Lombok Timur Serahkan Fasilitas Pamsimas 2025, Dorong Keberlanjutan Air Bersih Bagi Masyarakat
Safari Ramadhan Kanwil Ditjenpas NTB di SAE Lapas Selong, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian
Pemkab Lotim Mulai Distribusikan Paket Sembako Bagi Masyarakat Miskin
Kabar Duka Dari NTB, Kepala Bapenda NTB Dr Lalu Herman Mahaputra Tutup Usia Dijakarta
Sekda Lotim Lantik Tiga Pejabat Admistrator Dan Pengawas, Tekankan Propesionalitas Dan Loyalitas ASN
Kepala Lapas Selong Himbau Masyarakat Jangan Sebut Mantan Santri Lapas Sebagai “Bekas Orang Jahat”
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:16 WIB

Bukber dengan Jurnalis Lotim, Bupati: yang Jelek Tetap Katakan Jelek, yang Baik Tetap Katakan Baik

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:41 WIB

Ringankan Beban Warga Saat Ramadhan,Bupati Lotim Salurkan Bantuan Sembako Berbasis DTSEN

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:55 WIB

Bupati Lombok Timur Serahkan Fasilitas Pamsimas 2025, Dorong Keberlanjutan Air Bersih Bagi Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:38 WIB

Safari Ramadhan Kanwil Ditjenpas NTB di SAE Lapas Selong, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:32 WIB

Pemkab Lotim Mulai Distribusikan Paket Sembako Bagi Masyarakat Miskin

Berita Terbaru