Karang Taruna “Gerbang Rinjani” Desa Jurit Baru Gandeng LRC Untuk Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

- Jurnalis

Senin, 3 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Selaparang, Lombok Timur – Sektor pertanian merupakan salah satu sector unggulan bagi Kabupaten Lombok Timur. Sector ini mampu menymbang PDRB sebesar 27% pada tahun 2021 yang lalu. Namun walaupun sumbangan PDRBnya cukup tinggi, sektor pertanian memiliki permasalahan yang cukup beragam dan cukup kompleks. Salah satu permasalahan yang cukup mendasar di bagian hulu (Input) yaitu permasalahan pupuk.

Melihat permasalahan pupuk ini menjadi permasalahan yang serius dan bisa menggangu produksi, Karang Taruna “Gerbang Rinjani” desa Jurit Baru Kecamatan Pringgasela kabupaten Lombok Timur melakukan pelatihan pembuatan pupuk kompos (Organik) bagi pemuda, petani dan peternak.

Kegiatan yang dilakukan mengajak Lombok Research Center (LRC) terlibat menjadi pemateri dalam hal teori maupun praktinya nanti. Kegiatan pelatihan ini dilakukan di salah satu rumah penduduk pada hari minggu (2/10/2022). 

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemuda di semua dusun, perwakilan petani dan peternak. Dalam acara itu juga hadir Kepla Desa Jurit Baru sekaligus membuka acara.

READ  Gadai Motor Demi Sabu, Residivis di Mataram Dilaporkan Ibu Kandung

Kepala Desa Jurit Baru dalam sambutannya menyampaikan bahwa permasalahan pupuk ini merupakan permasalahan mendasar dan kebijakannya ditentukan oleh pemerintah pusat. Untuk itu kepala Desa mengajak masyarakatnya yang sebagian besar petani untuk mampu membuat solusi salah satunya dengan membuat pupuk kompos seperti yang akan dilakukan hari ini.

“Kegiatan hari dalam praktik pembuatan pupuk kompos ini merupakan salah satu solusi yang bisa mengurangi permasalahan pupuk saat ini,” ungkap Kepala Desa Jurit Baru.

Kepala Desa juga menympaikan bahwa di sebagian besar dusunnya merupakan dusun dengan produksi nanas yang cukup tinggi, dan sayangnya tanaman nanas tidak termasuk menjadi tanaman yang mendapatkan subsidi pupuk ini. 

Untuk itu kepala desa mengharapkan peserta yang hadir untuk mau serius dalam mengikuti kegiatan dan nantinya mau mempraktikkannya setelah sampai dirumahnya.

Hadir sebagai pembicara yaitu Maharani yang merupakan peneliti Lombok Research Center. Dalam kesempatan tersebut Maharani menjelaskan dengan detail apa itu pupuk, apa manfaat pupuk bagi tanaman dan bagaimana memanfaatkan limbah kotoran ternak yang ada di desa Jurit Baru menjadi bahan yang sangat potensial sebagai bahan pupuk organic.

READ  Tersangka Curat Pecah Kaca Mobil Dibekuk Polda NTB

Setelah melakukan tori sekitar 1 jam lebih, para peserta langsung diajak untuk melakukan praktik langsung. 

“Praktik ini nantinya akan langsung dilakukan sendiri oleh peserta,” ungkap Maharani.

Dalam kegiatan ini dilakukan dua macam praktik yaitu praktik pembuatan Pupuk Organik Cair dan pupuk padat dari bahan kotoran sapi.

Maharani juga menegaskan bahwa Semoga kegiatan ini tidak hanya sebatas sampai disini dan hari ini. Harapannya agar setiap peserta setelah sampai dirumahnya nanti untuk mau mempraktikkannya sendiri.

Paling tidak jangan bicara bisnis dulu, artinya pupuk yang dihasilkan nanti bisa dimanfaatkan untuk kalangan sendiri. Jika hasilnya berlebih, baru bisa difikirkan untuk keuntungan yang lainnya seperti menjual dan yang lainnya.

Berita Terkait

Bawa Visi inklusifitas dan Kolaborasi, “DIGIE” Mantap Maju di Pemilu Mahasiswa IAIH Pancor 2024
Laporan Keberlanjutan PT. Selaparang Finansial 2023
Ratusan Pengendara Nakal di Jalan Bypas Ditindak
Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Mantan Gubernur NTB Jadi Saksi di Persidangan
Akan Lakukan Aktivitas Bom Ikan, 9 Nelayan asal Jerowaru Diringkus
DPC PDI Perjuangan Lombok Timur  Buka Pendaftaran Calon Bupati/Wabup 2024
Putusan Efisien dan Bermartabat
Ketua Cabang PMII Lombok Timur Nilai IBAS Figur Alternatif Menjawab Ketimpangan Lotim
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 20:13 WIB

Bawa Visi inklusifitas dan Kolaborasi, “DIGIE” Mantap Maju di Pemilu Mahasiswa IAIH Pancor 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 17:53 WIB

Laporan Keberlanjutan PT. Selaparang Finansial 2023

Kamis, 25 April 2024 - 14:10 WIB

Ratusan Pengendara Nakal di Jalan Bypas Ditindak

Rabu, 24 April 2024 - 15:51 WIB

Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Mantan Gubernur NTB Jadi Saksi di Persidangan

Rabu, 24 April 2024 - 15:26 WIB

Akan Lakukan Aktivitas Bom Ikan, 9 Nelayan asal Jerowaru Diringkus

Sabtu, 20 April 2024 - 08:27 WIB

Putusan Efisien dan Bermartabat

Jumat, 19 April 2024 - 22:51 WIB

Ketua Cabang PMII Lombok Timur Nilai IBAS Figur Alternatif Menjawab Ketimpangan Lotim

Kamis, 18 April 2024 - 17:28 WIB

RPJPD 2025-2045 Mencakup Masa Depan Lombok Timur Kedepan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Laporan Keberlanjutan PT. Selaparang Finansial 2023

Sabtu, 27 Apr 2024 - 17:53 WIB

BERITA UTAMA

Ratusan Pengendara Nakal di Jalan Bypas Ditindak

Kamis, 25 Apr 2024 - 14:10 WIB