Memprihatinkan, Dikbud Lombok Timur Tak Kunjung Keluar Dari Pusaran Korupsi

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dikbud Lombok Timur. (Dok. Ragil)

Gedung Dikbud Lombok Timur. (Dok. Ragil)

Lombok Timur, suaraselaparang.com – Dinas Pendidikan (Dikbud) Lombok Timur nampaknya tak kunjung jauh dari kasus maupun dugaan korupsi.

Betapa tidak belum selesai dugaan korupsi Chromebook kini Dikbud Lombok Timur kembali dihantam dugaan korupsi pengadaan buku tahun 2021.

Yang dimana hari ini beberapa KKS dipanggil oleh Kejari Lotim untuk dimintai keterangan.

Parahnya lagi, meski Pemerintah mengalokasikan setidaknya 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk sektor pendidikan. 

Angka ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. 

Baca Juga :  Konfercab PMII Lombok Timur Usung Tema Perangi Narkoba

Nyatanya itu hanyalah angka-angka semata, yang justru merangsang oknum culas untuk mengkebiri anggaran pendidikan.

Korupsi Pengadaan Buku

Menanggapi itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Jumadil menegaskan pihaknya mendukung penuh proses hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan buku tahun 2021-2025 yang bersumber dari dana APBN.

“Pastinya kami dukung langkah proses hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan itu,” tegasnya senin (11/08/2025).

Lanjut Jumadil, Pihaknya tidak mengetahui proses pengadaan buku tersebut,”Bukan pura – pura tidak tahu, tapi memang betul kami tidak tahu itu, kami juga masuk Dikbud kemarin kemarin,” ucapnya.

Baca Juga :  Tegas, PMII Bali Nusra Resmi Berhentikan Kader Yang Terlibat Narkoba

Kendati demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan memberikan bantuan hukum kepada para Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) yang saat ini sudah mulai menjalani pemeriksaan secara marathon oleh jaksa penyelidik.

“Nanti kita lihat dulu, kita akan klarifikasi dulu semuanya. Apakah kita akan beri bantuan hukum, nanti kami akan konsultasikan dulu,” tandasnya.

Berita lainnya klik disini

Berita Terkait

Rapat Evaluasi Satu Tahun Program MBG, Pemerintah Lombok Timur Gelar Rapat Guna Meningkatkan Layanan Di Tahun 2026
Viral! MBG Siwi Diduga Sajikan Buah dan Telur Busuk ke Siswa SMKN 1 Jerowaru
Guru Di Jerowaru Memprotes Dapur MBG Paremas Diduga Menyajikan Buah Tidak Layak Komsumsi
Inspektorat NTB Audit Ratusan Paket Proyek Pokir DPRD Di Dinas Pertanian Karena Belum Tuntas Hingga Akhir 2025
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak Dalam Penerbangan Rute Yogyakarta – Makassar
Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan
Singgah di Pulau Maringkik, 6 Orang Imigran Gelap Ditangkap Polisi dan diserahkan ke Imigrasi
Aliansi Masyarakat Desa Peduli Selagik, Dalam Rangka Krisis Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah Desa Selagik
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:24 WIB

Rapat Evaluasi Satu Tahun Program MBG, Pemerintah Lombok Timur Gelar Rapat Guna Meningkatkan Layanan Di Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 11:36 WIB

Viral! MBG Siwi Diduga Sajikan Buah dan Telur Busuk ke Siswa SMKN 1 Jerowaru

Senin, 19 Januari 2026 - 11:14 WIB

Guru Di Jerowaru Memprotes Dapur MBG Paremas Diduga Menyajikan Buah Tidak Layak Komsumsi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:52 WIB

Inspektorat NTB Audit Ratusan Paket Proyek Pokir DPRD Di Dinas Pertanian Karena Belum Tuntas Hingga Akhir 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:41 WIB

Pesawat ATR 400 Hilang Kontak Dalam Penerbangan Rute Yogyakarta – Makassar

Berita Terbaru