Neraca Perdagangan Provinsi NTB pada Bulan September 2023 mengalami Surplus sebesar USD 52,20 Juta

- Jurnalis

Selasa, 17 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ( Humas Prov ) Neraca perdagangan provinsi NTB mengalami surplus.

Foto ( Humas Prov ) Neraca perdagangan provinsi NTB mengalami surplus.

Neraca perdagangan provinsi NTB mengalami surplus.
Foto ( Humas Provinsi NTB ) Neraca perdagangan provinsi NTB mengalami surplus.

Mataram, suaraselaparang.com – Neraca perdagangan Provinsi NTB pada Bulan September 2023 mengalami Surplus sebesar USD 52,20 Juta. Secara kumulatif, sejak Januari hingga September 2023, Neraca Perdagangan Provinsi NTB mengalami surplus sebesar USD 844,35.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin saat menyampaikan Pers Rilis BPS NTB yang berlangsung dikantor BPS NTB, Senin (16/10/2023).

 

“Secara kumulatif, sejak Januari hingga September 2023, Neraca Perdagangan Provinsi NTB mengalami surplus sebesar USD 844,35,” jelas Wahyudin.

 

Neraca perdagangan merupakan selisih antara nilai ekspor dan nilai impor suatu negara dalam suatu periode tertentu. Ketika nilai ekspor lebih besar dari nilai impor disebut sebagai surplus perdagangan

 

Dalam kesempatan tersebut Wahyudin melanjutkan, secara total nilai total ekspor Provinsi NTB Bulan September 2023 mencapai sekitar USD 85,292 juta. Sementara total impor Provinsi NTB pada September 2023 sebesar USD 33,093 juta.

Baca Juga :  Bupati Ingatkan Sekolah Agar Tidak Menutup Gerbang Jika Siswa Terlambat Datang

 

Nilai ekspor Bulan September 2023 yang terbesar ditujukan ke Korea Selatan sebesar 94,58 persen, berikutnya Amerika Serikat sebesar 2,16 persen kemudian Australia yaitu sebesar 1,48 persen.

 

Kelompok komoditas ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada Bulan September

2023 adalah Barang Galian/Tambang Non Migas sebesar US$ 80.610.172

(94,51), Perhiasan / Permata sebesar US$ 2.037.829 (2,39 persen), Ikan dan

Udang sebesar US$ 1.404.604 (1,65 persen), Daging dan Ikan Olahan sebesar

US$ 460.599 (0,54 persen), serta Garam, Belerang, Kapur sebesar US$ 269.241

(0,32 persen).

 

“Kelompok Komoditas ekspor tertinggi adalah barang galian/tambang non migas yakni sebesar USD 80,610 juta (94,51%) dengan negara tujuan Korea Selatan. Kelompok komoditas lain yang memiliki nilai ekspor yang cukup besar yaitu perhiasan dan permata, ikan dan udang, daging dan ikan olahan, garam, belerang, dan kapur, serta biji-bijian berminyak,” tutur Wahyudin.

Baca Juga :  Tegas! Bupati Iron Instruksikan RSUD, BUMD Hingga Dikbud Untuk Di Audit

 

Sementara itu, impor Bulan September 2023 berasal dari Cina (56,03 persen), Finlandia (13,40 persen), Thailand (9,18 persen) dan lainnya (21,40 persen).

 

Kelompok komoditas impor dengan nilai terbesar pada Bulan September 2023

adalah Mesin-mesin / Pesawat Mekanik (72,13 persen), Plastik dan Barang

dari Plastik (8,92 persen), Bahan Peledak (7,36 persen), serta Kendaraan dan

Bagiannya (5,19 persen).

 

Kelompok komoditas impor tertinggi adalah mesin-mesin/pesawat mekanik yaitu sebesar USD 23,871 juta (72,31%) dengan negara asal impor adalah China, Finlandia, Spanyol, dan lain-lain. Kelompok komoditas lain yang memiliki nilai ekspor yang cukup besar yaitu plastik dan barang dari plastik, bahan peledak, kendaraan dan bagiannya, bahan bakar mineral, serta mesin/perawatan listrik.

 

“Berdasarkan penggunaan, barang impor terbesar pada September 2023 merupakan bahan baku dan penolong sebesar 62,30%,” tandasnya.

Berita Terkait

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.
Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.
Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.
Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo
Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.
Respons Cepat Petugas Pasca Luapan Air di Otak Kokok Joben
Satpol PP Tegaskan Penindakan Peredaran Miras di Wilayah Lombok Timur
Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Menuju Daerah Tangguh Bencana
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:40 WIB

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.

Senin, 8 Desember 2025 - 19:51 WIB

Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.

Senin, 8 Desember 2025 - 13:09 WIB

Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Senin, 8 Desember 2025 - 10:51 WIB

Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo

Senin, 8 Desember 2025 - 10:31 WIB

Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.

Berita Terbaru