LOMBOK TIMUR, Suaraselaparang.com – Jajaran Direksi beberapa Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD ) Lombok Timur di rombak total, tentu tantangan besar membawa perusahaan lebih baik menjadi penekanan terutama pemilik modal.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah ( Setda ) Kabupaten Lombok Timur menjelaskan sejak Juni 2023 5 dari enam BUMD sejatinya menunjukkan Trent peningkatan Deviden, sampai 19 miliyar.
“BUMD saat ini berada pada rel yang tepat, artinya sehat jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya, hanya saja dari jumlah BUMD yang ada hanya Energi Selaparang yang tidak berkontribusi terhadap deviden,”jelas Kabag Ekonomi Setda Lotim L. Mistiarep Kepada Suaraselaparang.com Kamis ( 30/01/2025 ).
Sementara Lanjut Mistiarep evaluasi BUMD dimulai dari jenis usaha yang dijalankan, hal itu dibuktikan dengan beberapa item Usaha dihentikan salah satunya Produksi air di Energi Selaparang hingga pakan ternak yang di Selaparang Agro.
Kendati demikian Pemerintah Daerah selaku Pemilik modal utama menekankan BUMD untuk lebih visioner dalam menentukan jenis usaha dengan melihat potensi daerah yang ada.
“Kami desak BUMD terutama untuk menambah usaha usaha yang lain yang lebih produktif, tentunya untuk mendatangkan manfaat bagi masyarakat dan Pemerintah,”ujarnya.
Sedangkan PDAM sendiri tahun 2024 Pemerintah Daerah memproyeksikan 1,5 Miliyar untuk Laba bersih, terlebih di Tahun 2025 Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) pantai selatan akan beroperasi ditambah beberapa sumur bor yang SIPAnya sudah dikeluarkan.
“PDAM juga saat ini mulai menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, di tahun ini tentu harus semakin bertambah dengan adanya SPAM Pantai selatan,”beber Mistiarep.
Masih kata Mistiarep, semua BUMD sudah difasilitasi Pemerintah Daerah sedemikian banyak terutama mulai dari rehab kantor fasilitas internet memadai, tentu langkah tersebut dimanfaatkan dapat meningkatkan kinerja. Kendati untuk sementara Pemerintah Daerah belum mengangarkan penyertaan modal.
“Untuk penyertaan modal sudah kami lempar belum ada anggaran kemungkinan akan dieksekusi oleh Bupati terpilih,”ungkapnya.
Lebih jauh mantan Kepala Bidang Aset Pada BPKAD Lombok Timur menekankan jajaran Direksi yang baru ditekan untuk lebih meningkatkan kinerja dengan semangat yang baru juga.
“Ini tentu semangat baru Mudah-mudahan berhasil meningkatkan kinerja atau paling tidak melanjutkan pola yang saat ini tengah di jalankan,”pungkas L. Mustiarep.









