Kapus Selong Bantah Tegas Isu Pemotongan Honor Nakes, Berikut Faktanya

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa : Kepala Puskesmas Selong, Bq. Lilik Setiawati, S.Gz

Foto Istimewa : Kepala Puskesmas Selong, Bq. Lilik Setiawati, S.Gz

LOMBOK TIMUR, Suaraselaparang.com – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat ( PUSKESMAS ) Selong membantah dengan tegas isu pemotongan honor Karyawan.

Menurutnya, Pemotongan tersebut tidak pernah dilakukan sama sekali, mengingat tidak ada wewenang Puskesmas memotong honor tenaga kesehatan.

“Kami tegaskan tidak ada pemotongan baik 100 maupun 200, tetap kami berpedoman pada aturan yang ada,”tegas kepala Puskesmas Selong Bq. Lilik Setiawati kepada awak media Kamis ( 15/05/2025 ).

Hanya saja Lanjut Lilik, terdapat satu sistem yang sudah bertahun-tahun dilaksanakan, dimana pada sistem tersebut mengatur mekanisme Jasa Pelayanan ( Jaspel ), dimana indikator insentif Jaspel nakes berdasarkan kedisiplinan dan kinerja.

Baca Juga :  Ketua DPW PKB NTB instruksikan Seluruh Kadernya Mendukung Penuh Pemerintahan Iron-Edwin

“Untuk apel kami setiap hari laksanakan, artinya jika 3 kali berturut-turut tidak mengikuti apel otomatis sistem mengurangi poin nakes yang bersangkutan, besaran setiap poin yang dikurangi 1.500 untuk satu poin dan hasil pemotongan poin tersebut terbagi rata kepada semua elemen yang ada di Puskesmas,”jelasnya.

Petunjuk Teknis pemberian Insentif untuk nakes ini dikeluarkan oleh Dinas kesehatan Lombok Timur sendiri, semata-mata untuk mendisiplinkan semua tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Bupati Lotim Meletakkan Batu Pertama Pembangunan RSIAPH

“Pemberlakuan ini tidak hanya berlaku kepada nakes, termasuk kepada kami juga, karena kesehatan tentu membutuhkan kedisiplinan yang ekstra dalam memberikan pelayanan,”ujar Lilik.

Lebih jauh mantan staf Puskesmas Dasan Lekong itu berjanji akan menjadikan isu yang beredar sebagai bahan evaluasi.

“Ini merupakan bagian evaluasi, kami meminta masukan seluas-luasnya dari masyarakat agar sama-sama menjamin pelayanan yang prima bagi masyarakat,”pungkas Lilik.

Berita Terkait

Terdakwa Korupsi Pengadaan Chromebook Titipkan Rp500 Juta ke JPU, Bentuk Itikad Baik Pulihkan Kerugian Negara
Kebakaran Rumah di Wanasaba, Kerugian Capai Rp75 Juta, Api Berhasil Dijinakkan
Gerakan SelongMeriri Menggema, Kecamatan Selong Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Bersih Dan Asri
BAZNAS Lombok Timur Gratiskan BPJS Bagi 1.000 Warga Miskin Exstrem Dan Guru Non – ASN
Bupati Hairul Warisin Pimpin Konsultasi Publik RKPD 2027, Mantapkan Arah Pembangunan Menuju Lombok Timur Smart
Program Stertategis Nasional, Bupati Hairul Warisin Tegaskan Sertifikat Tanah Warga Ekas Buana Tanpa Biaya
Bupati Lombok Timur Buka konferensi Kerja I PGRI Lotim 2026, Tegaskan Guru Kunci Lombok Timur smart
Dukungan Donatur Australia, SDN 2 Gunung Malang Miliki 5 RKB Ramah Anak Dan Lingkungan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:49 WIB

Terdakwa Korupsi Pengadaan Chromebook Titipkan Rp500 Juta ke JPU, Bentuk Itikad Baik Pulihkan Kerugian Negara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:10 WIB

Kebakaran Rumah di Wanasaba, Kerugian Capai Rp75 Juta, Api Berhasil Dijinakkan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:45 WIB

Gerakan SelongMeriri Menggema, Kecamatan Selong Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Bersih Dan Asri

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:13 WIB

BAZNAS Lombok Timur Gratiskan BPJS Bagi 1.000 Warga Miskin Exstrem Dan Guru Non – ASN

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:48 WIB

Bupati Hairul Warisin Pimpin Konsultasi Publik RKPD 2027, Mantapkan Arah Pembangunan Menuju Lombok Timur Smart

Berita Terbaru