Masyarakat Tak Perlu Cemas Akan Kemungkinan Gempa 8,0 SR, Begini Penjelasan Kalak BPBD Lotim

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

LOMBOK TIMUR, Suaraselaparang.com Beberapa hari terakhir ramai di beritakan baik di FB, situs berita, tik tok maupun obrolan sehari-hari tentang akan terjadinya gempa bumi magnitudo 8,5 SR dan potensi tsunami.

Informasi bermula dari sambutan kepala BNPB RI Jenderal TNI Suharyanto pada saat puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional HKBN VIII yang berpusat di Mataram dan Lombok Timur ,26 April 2025.

Menyikapi itu Kalak BPBD Lombok Timur Lalu Muliadi, ST ,MT menejelaskan Maksud dari Informasi itu adalah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsigaan Bencana di NTB khususnya pulau Lombok, diharapkan harus tetep latihan. Bagaimanapun juga gempa bumi sampai sekarang belum bisa di pastikan kapan terjadi.

Baca Juga :  Berupaya Capai Target Herd Immunity di Lotim, Wabup dan Kepala OJK NTB Pantau Pelaksanaan Vakasinasi.

Namun bukan berarti gempa bumi itu akan terjadi dalam waktu dekat sehingga masyarakat dihimbau jangan takut dan jangan saling menakuti. Tetap waspada tenang dan melakukan aktifiras seperti biasa.

Lebih lanjut Kalak BPBD menjelaskan Sebagimana BMKG  bahwa pulau lombok  berada di 2 buah lempengan gempa, di utara dan di bawah  ada lempengan. Lempengan yang di bawah ini yang rentan bergerak bernama lempengan /Zona zeduction yaitu zona reduksi gempa bumi atau zona yg berada di rentan gempa bumi yang salah satu faktor disebabkan oleh letak geografis,jenis tanah dan riwayat gempa bumi nya.

Riwayat Gempa bumi di pulau lombik dan lombok Timur dengan kekuatan 7,0 SR pernah terjadi di bulan juli dan agustus 2018 dampaknya kurang lebih 400 orang korban jiwa baik meninggal dan luka.

Baca Juga :  Penutupan TMMD ke-118 Danrem 162/WB berharap Gotong Royong Dan Kerja Sama TNI dengan Masyarakat Terus Ditingkatkan.

Hampir 457.000 ribu lebih infrastrktur rusak baik rumah dan fasum, dibutuh kan waktu lebih 3 tahun untuj memulihkan kondisi

Sehingga pak kepala BNPB pada moment HKBN di NTB terus menerus menghimbau untuk masyarakat selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

BPBD lombok Timur sendiri terus berperan aktif melakukan educatin kesiapsiagaan dengan memberikan latihan,simulasi menghadapi bencana baik di Dunia pendidikan , kesehatan, lembaga lembaga, maupun kelompok masyarakat.

Disamping itu terus menambah alat peringatan dini bencana gempa bumi di beberapa kecamatan,alat komunikasi.

Berita Terkait

Bupati Lombok Timur Buka Manasik Haji 1447 H, 1,401 Jema’ah Mulai Persiapan Menuju Tanah Suci
Wakup Lombok Timur Hadiri Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubenur Tekankan Pengawasan Preventif
Polemik Potongan Zakat PPPK Paruh Waktu Di Lombok Timur, BASNAZ Tegaskan Tak Pernah Mengintruksikan
Dorong Swasembada Pangan, Mentan Targetkan NTB Jadi Kekuatan Baru Industri Jagung Dan Unggas
Hujan Deras Picu Longsor Di Jalur Pusuk Sembalun Akses Jalan Lumpuh Total
Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur
Lapak Pedagang Di Taman Labuan Haji Terbakar Dini Hari, Kerugian Mencapai 30 Juta
Kajari Baru Lotim Ajak Insan Pers Kawal Informasi Hukum Yang Objektif Dan Berimbang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:18 WIB

Bupati Lombok Timur Buka Manasik Haji 1447 H, 1,401 Jema’ah Mulai Persiapan Menuju Tanah Suci

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:46 WIB

Wakup Lombok Timur Hadiri Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubenur Tekankan Pengawasan Preventif

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:59 WIB

Polemik Potongan Zakat PPPK Paruh Waktu Di Lombok Timur, BASNAZ Tegaskan Tak Pernah Mengintruksikan

Senin, 9 Februari 2026 - 14:11 WIB

Dorong Swasembada Pangan, Mentan Targetkan NTB Jadi Kekuatan Baru Industri Jagung Dan Unggas

Senin, 9 Februari 2026 - 06:56 WIB

Hujan Deras Picu Longsor Di Jalur Pusuk Sembalun Akses Jalan Lumpuh Total

Berita Terbaru