Aksi PMII Melakukan demostrasi Terhadap Dikes Karna Adanya Dugaan Terkait SPPG yang Bermasalah

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong- Lombok Timur, Suaraselaparang.com  Pergerakan mahasiswa islam indonesia ( PMII ) menggelar aksi unjuk rasa di dinas kesehatan(Dikes) sebagai bentuk protes dan desakan transparan terhadap kebijakan SPPG yang dinilai besmaslaah.

Dalam tuntutan aksi tersebut, mereka meminta agar satuan pelayanan pemenuhan gizi dapur yang dinamakan yayasan  hairul warisin  dicabut izin oprasionalnya pada senin (12/1/2026).

Aski tersebut bertempat di depan kantor dinas kesehatan(Dikes), Jl ahmad yani no 56, Dan masa demostrasi  di kawal oleh aparat keamanan, Dan jumlah aksi  terhitung  sebanyak 15 orang. 

Koordinator lapangan(Korlap) PMII cabang lombok timur “ M ihwan” dia meminta agar dikes Lotim menarik kembali sertifikat laik higienis dan sanitasi dapur  yayasan hairul warisin, karna diduga makanan yang dihasilkan tidak higienis.

Baca Juga :  Bulog Lotim Siapkan Beras Untuk Turunkan Stunting

Selanjutnya, Mereka juga mempertanyakan berapa jumlah SPPG yang telah dinyatakan telah bersertifikat dan meminta data secara lngsung di lokasi demostrasi.

Kepala dinas kesehatan Lombok Timur L.,A Fahrurozzi  menanggapi tuntutan yang dilontarkan, dan Ia mengatakan bahwa” Perizinan SPPG bukan kewenangan kami di dinas kesehatan Lombok Timur, Tetapi itu ranah badan gizi nasional”, Ungkapnya.

Baca Juga :  Buntut Korupsi Pajak, Mantan Bendahara Setwan Lotim Diborgol Kejaksaan

Ia juga menerangkan terkait SLHS tugas dikes lotim hanya melakukan pemeriksaan.

“ Jika hasil pemeriksaan sanitasi dikatakan layak kita keluarkan sertifikat SLHS”,Jelasnya kembali.

Fahrurozzi menjelaskan juga bahwa Jumlah SPPG yang telah bersertifikat SLHS ada 134 SPPG.

“Dari 165 SPPG kami sudah keluarkan 134 SLHS dan yang belum sedang kami proses”, Tegasnya kembali.

Setelah penjelasan itu, Aksi demostrasi tersebut berlangsung tertib dan mendapt pengawalan oleh aparat keamanan, Sebelum akhirnya massa membubarkan diri setelah penyampaian seluruh tuntutan kepada dinas kesehatan. 

Penulis : Frianka dwi utami

Berita Terkait

Wakup Lombok Timur Hadiri Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubenur Tekankan Pengawasan Preventif
Polemik Potongan Zakat PPPK Paruh Waktu Di Lombok Timur, BASNAZ Tegaskan Tak Pernah Mengintruksikan
Dorong Swasembada Pangan, Mentan Targetkan NTB Jadi Kekuatan Baru Industri Jagung Dan Unggas
Hujan Deras Picu Longsor Di Jalur Pusuk Sembalun Akses Jalan Lumpuh Total
Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur
Lapak Pedagang Di Taman Labuan Haji Terbakar Dini Hari, Kerugian Mencapai 30 Juta
Kajari Baru Lotim Ajak Insan Pers Kawal Informasi Hukum Yang Objektif Dan Berimbang
Tepis Isu Miring, Wakil Pimpinan II BAZNAS Lotim Pastikan Pengelolaan Dana Zakat Transparan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:46 WIB

Wakup Lombok Timur Hadiri Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubenur Tekankan Pengawasan Preventif

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:59 WIB

Polemik Potongan Zakat PPPK Paruh Waktu Di Lombok Timur, BASNAZ Tegaskan Tak Pernah Mengintruksikan

Senin, 9 Februari 2026 - 14:11 WIB

Dorong Swasembada Pangan, Mentan Targetkan NTB Jadi Kekuatan Baru Industri Jagung Dan Unggas

Senin, 9 Februari 2026 - 06:56 WIB

Hujan Deras Picu Longsor Di Jalur Pusuk Sembalun Akses Jalan Lumpuh Total

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:33 WIB

Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur

Jumat, 6 Feb 2026 - 17:33 WIB