Rugi Tak Jadi Soal, Dapur MBG Anggaraksa Potong Sapi Demi Jaga Gizi Anak

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


PERINGGABAYA, NTB – LOMBOK TIMUR. Suaraselaparang.com  Di tengah derasnya sorotan dan polemik yang mengiringi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur(Lotim) , Dapur MBG Anggaraksa justru memilih berkorban potong satu ekor sapi demi pemenuhan gizi anak-anak penerima manfaat.

Dapur MBG yang berlokasi di Desa Anggaraksa, Kecamatan Pringgabaya, menyembelih seekor sapi sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan kecukupan gizi bagi anak-anak pada senin (26/1/2026).

Mitra dapur MBG Anggaraksa, Nasibun, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil meski tidak memakai hitungan untung rugi.

“Walaupun rugi, tapi tetap kita sembelih sapi. Tujuannya satu, menjaga asupan dan pemenuhan gizi anak-anak,” ujarnya dengan tegas.

Baca Juga :  Upaya Meningkatkan Peran Perempuan, Geopark Rinjani Gelar Kegiatan bertajuk “Workshop & International Seminar on Women and the Earth.

Menurut Nasibun, komitmen terhadap kesehatan dan gizi anak jauh lebih penting dibandingkan hitung-hitungan untung dan rugi. Daging sapi tersebut diolah sebagai menu bergizi sesuai standar yang ditetapkan dalam program MBG.

Di tengah komitmen tersebut, Nasibun juga menanggapi berbagai pemberitaan miring yang belakangan menyasar dapur MBG Anggaraksa. Salah satunya terkait isu tidak adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Kami menyayangkan pemberitaan yang tidak dikonfirmasi langsung. IPAL kami ada, bahkan kami membangun tiga unit IPAL. Tapi mereka beritakan tanpa datang dan mengecek langsung ke dapur,” Sesalnya.

Baca Juga :  Dandim 1615/Lotim "Cegah Konflik Sosial Dengan Komunikasi Yang Efektif"

Meski demikian, Nasibun memilih untuk tidak larut dalam polemik. Ia menegaskan bahwa fokus utama dapurnya tetap pada peningkatan kualitas layanan dan inovasi menu.

“Saya tidak akan terpancing oleh berita seperti itu. Kami akan terus berinovasi dan memastikan menu yang disajikan sesuai standar gizi bagi anak-anak,” tambahnya.

Langkah Dapur MBG Anggaraksa ini menjadi potret lain dari implementasi program MBG di tingkat akar rumput, bahwa di balik berbagai kritik dan sorotan, masih ada pihak yang memilih bekerja dalam diam, memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak dasarnya makanan bergizi dan layak.

Penulis : Frianka dwi utami

Sumber Berita: Www.suaraselaparang.com

Berita Terkait

Polemik Potongan Zakat PPPK Paruh Waktu Di Lombok Timur, BASNAZ Tegaskan Tak Pernah Mengintruksikan
Dorong Swasembada Pangan, Mentan Targetkan NTB Jadi Kekuatan Baru Industri Jagung Dan Unggas
Hujan Deras Picu Longsor Di Jalur Pusuk Sembalun Akses Jalan Lumpuh Total
Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur
Lapak Pedagang Di Taman Labuan Haji Terbakar Dini Hari, Kerugian Mencapai 30 Juta
Kajari Baru Lotim Ajak Insan Pers Kawal Informasi Hukum Yang Objektif Dan Berimbang
Tepis Isu Miring, Wakil Pimpinan II BAZNAS Lotim Pastikan Pengelolaan Dana Zakat Transparan
Rektor IAIH NW lotim Jadi Penguji Utama II Promosi Doktor Di UIN MATARAM
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:59 WIB

Polemik Potongan Zakat PPPK Paruh Waktu Di Lombok Timur, BASNAZ Tegaskan Tak Pernah Mengintruksikan

Senin, 9 Februari 2026 - 14:11 WIB

Dorong Swasembada Pangan, Mentan Targetkan NTB Jadi Kekuatan Baru Industri Jagung Dan Unggas

Senin, 9 Februari 2026 - 06:56 WIB

Hujan Deras Picu Longsor Di Jalur Pusuk Sembalun Akses Jalan Lumpuh Total

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:33 WIB

Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:49 WIB

Lapak Pedagang Di Taman Labuan Haji Terbakar Dini Hari, Kerugian Mencapai 30 Juta

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur

Jumat, 6 Feb 2026 - 17:33 WIB