SELONG – LOMBOK TIMUR, Suaraselaparang.com Aliansi peduli pariwisata menggelar aksi demostrasi didepan kantor dinas pariwisata sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan tuntutan terkait pengelolaan serta kebijakan sektor parwisata yang dinilai bermasalah (20/1/2026).
Dalam orasi tersebut mereka menyoroti persoalan kebijakan-kebijakan yang di bawa pemerintah dan para pejabat.
“Di hari ini kita sama-sama saksikan bersama betapa bejatnya pemerintah kita terkait kebijakan-kebijakan dalam mengambil alih hak orang-orang bawah”, Ucap salah satu orasi.
Mereka juga menyoroti sunriseland labuan haji(SSL) yang diduga diambil alih oleh dinas pariwisata tanpa pertimbangan.
Orasi selanjutnya, Mereka mengatakan bahwa kadis pariwisata tidak becus dalam menjalani tugasnya, karna dinilai tidak konsen terhadap tugasnya sebagai kadis pariwisata
“Kami semester satu semester dua kami paham admistrasi,Lalu kenapa yang umurnya puluhan tahun yang umurnya melebihi kita tidak paham apa dampaknya dimsayakarat”, Tegasnya.
Dilanjutkan dengan orasi ketiga mereka menyoroti kawasan korleko yang diduga banyak pertambangan ilegal yang tidak pernah diurus oleh pemerintah. Ia juga mengatakan banyak tanah-tanah mereka dirampas untuk memenuhi kepentingan para pengasah.
Selain itu, Mereka juga memastikan bahwa hari ini (selasa) kadis parwisata dan juga stafsus mundur dari jabatan.
Menurut mereka pengambialihan ini adalah bentuk intervensi yang bersifat predatorik dengan memutus mata rantai pengelolaan yang sudah mapan. Pemerintah secara tidak langsung mengancam stabilitas ekonomi puluhan pekerja dan pelaku UMKM Lokal.
Selanjutnya, massa aksi melontarkan tuntutan secara langsung di depan kadis pariwisata Yakni, Dispar harus mengembalikan pengelolaan taman labuan haji kepada SSL berdasarkan prosudur perpanjangan kontrak. Dan juga menghentikan berbagai politik patronase dan bagi-bagi jatah yang bermodus pembangunan, Serta harus mengaudit dan buka seluruh dokumen MoU aset daerah secara transfaran.
Tak hanya itu, Mereka juga melakukan repormasi birokrasi untuk mendesak bupati Lombok Timur, H.,M Hairul warisin, Untuk segera mencopot kepala dinas pariwisata Lombok Timur yang terbukti tidak kompeten, Bermasalah, Dan melanggar prinsip-prinsip admistrasi.
Tuntutan akhir mereka yakni agar bupati Lombok Timur Drs.,HM Hairul warisin MS, membersihkan parasit jabatan dengan mencopot staf khusus bidang pariwisata Lombok Timur.
Penulis : Frianka dwi utami
Editor : Frianka dwi utami
Sumber Berita: Www.Suaraselaparang.com









