BNPT Usulkan Masjid Diawasi, Karman PKS Sarankan Pembinaan

- Jurnalis

Sabtu, 9 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karman, Ketua HIMALO. (Istimewa)

Karman, Ketua HIMALO. (Istimewa)

Mataram, suaraselaparang.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengusulkan agar pemerintah mengontrol semua tempat ibadah di Indonesia agar tempat ibadah tidak menjadi sarang radikalisme.

Menyikapi wacana tersebut, Ketua Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO), H Karman mengatakan, usulan untuk mengawasi masjid, karena terungkapnya ada masjid yang ceramah-ceramahnya kerapkali berisi kritik kepada pemerintah, mestinya tidak di generalisir.

“Tidak cukup dijadikan sampling bahwa masjid atau tempat ibadah menjadi media persemaian idiologi anti pemerintah. Itu kasuistik saja sifatnya,” ujar Bang Haji Karman, sapaan akrab Ketua HIMALO, Jumat 8 September 2023.

Bacaleg DPR RI dari PKS untuk Dapil NTB II Pulau Lombok, ini mengaku sepakat bahwa radikalisme dan terorisme harus di lawan dan diberantas di Indonesia. Namun hendaknya tidak dengan mengawasi atau mengontrol tempat ibadah.

Menurut dia, ada banyak contoh masjid-masjid yang mencerdaskan ummat. Melakukan pemberdayaan ummat.

“Masjid-masjid Itu sudah mengambil sebagian besar tugas pemerintah. Yaitu mendidik ummat. Ingat, masjid-masjid kita rata-rata swadaya. Di bangun dan di kelola menggunakan swadaya masyarakat. Jadi saran saya, bukan pengawasan yang diperlukan, melainkan pembinaan,” tukasnya.

READ  Lantik 95 CPNS, Bupati Sukiman Ingatkan untuk Melaksanakan Tugasnya Sebaik Mungkin

Bang Haji Karman menilai, saat ini merupakan momentum tepat supaya Pemerintah lebih meningkatkan pembinaan dan pemberdayaan masjid.

“Bantu ummat membangun dan mengelola masjid. Dari urusan ngelola toilet, hingga ngelola kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan masjid. Sehingga tidak ada celah bagi paham-paham radikal dan paham-paham asing lainnya masuk ke tempat ibadah kita,” katanya.

Masjid Ujung Tombak Melawan Radikalisme

Menurutnya, dengan pembinaan yang di lakukan diharapkan masjid bisa menjadi ujung tombak melawan dan memerangi radikalisme.

“Saya setuju radikalisme, dan isme-isme asing lainnya, yang bertentangan dengan nilai-nilai bangsa kita harus di lawan. Dan itu bisa di lakukan melalui masjid atau tempat ibadah,” tegas Bang Haji Karman yang juga Ketum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) 2013-2017.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengusulkan agar pemerintah mengontrol semua tempat ibadah di Indonesia agar tempat ibadah tidak menjadi sarang radikalisme. BNPT berkaca dari negara-negara luar.

READ  Kepala BKKBN RI Apresiasi Upaya Pemda Mengintegrasikan Pelayanan dengan Aplikasi BaKso

Ide ini di sampaikan Kepala BNPT Rycko Amelza Dahniel dalam rapat dengan Komisi III DPR, Senin 4 September lalu. Dia menanggapi pernyataan anggota DPR Komisi III Fraksi PDIP, Safaruddin.

Safaruddin mengulas karyawan BUMN yakni PT KAI yang terpapar paham radikalisme. Berdasarkan pengamatan Safaruddin, terdapat masjid di BUMN kawasan Kalimantan Timur yang setiap hari mengkritik pemerintah.

“Ya memang kalau kami di Kalimantan Timur Pak, ada masjid di Balikpapan itu Pak, itu masjidnya Pertamina, tapi tiap hari mengkritik pemerintah di situ Pak, di dekat Lapangan Merdeka itu,” ujar politikus PDIP itu.

BNPT menanggapi. “Kiranya kita perlu memiliki mekanisme kontrol terhadap penggunaan dan penyalahgunaan tempat-tempat ibadah yang di gunakan untuk penyebaran paham radikalisme,” kata Rycko Amelza Dahniel dalam rapat.

Ikuti kami di Google News

Berita Terkait

PDIP NTB Santai Sikapi Mundurnya Budi Suryata, Kendati Sudah Berikan Privilege Selama 25 Tahun
Buntut Dugaan PHK Sepihak, Dewan Agendakan Pemanggilan PT. BPR NTB
Luncurkan Pembayaran Digital di Mataram, Berikut Cara Menggunakan E-Wallet KasPro di Aplikasi Maxim
Bocor Rekaman Dugaan Kongkalikong PKD dan PTPS, Oknum Ketua Panwascam Selaparang Dilaporkan
Kasus Dugaan Kredit Fiktif, Giliran Nasabah Bank NTB Syariah Diklarifikasi Jaksa
Dugaan Kredit Bermasalah, Kejati Panggil OJK dan Bank NTB Syariah
Peristiwa Putri Mandalika Menjadi Inspirasi Rakornas Kepemudaan 2024
Dua Kadus Jadi Tersangka Korupsi RTG di Lombok Barat
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 17:22 WIB

PDIP NTB Santai Sikapi Mundurnya Budi Suryata, Kendati Sudah Berikan Privilege Selama 25 Tahun

Kamis, 4 April 2024 - 09:54 WIB

Buntut Dugaan PHK Sepihak, Dewan Agendakan Pemanggilan PT. BPR NTB

Selasa, 5 Maret 2024 - 07:41 WIB

Luncurkan Pembayaran Digital di Mataram, Berikut Cara Menggunakan E-Wallet KasPro di Aplikasi Maxim

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:33 WIB

Bocor Rekaman Dugaan Kongkalikong PKD dan PTPS, Oknum Ketua Panwascam Selaparang Dilaporkan

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:41 WIB

Kasus Dugaan Kredit Fiktif, Giliran Nasabah Bank NTB Syariah Diklarifikasi Jaksa

Jumat, 1 Maret 2024 - 13:29 WIB

Dugaan Kredit Bermasalah, Kejati Panggil OJK dan Bank NTB Syariah

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:02 WIB

Peristiwa Putri Mandalika Menjadi Inspirasi Rakornas Kepemudaan 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:50 WIB

Dua Kadus Jadi Tersangka Korupsi RTG di Lombok Barat

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Laporan Keberlanjutan PT. Selaparang Finansial 2023

Sabtu, 27 Apr 2024 - 17:53 WIB

BERITA UTAMA

Ratusan Pengendara Nakal di Jalan Bypas Ditindak

Kamis, 25 Apr 2024 - 14:10 WIB