Rp40 Miliar Buat Bangun Kantornya, Pj Gubernur Gita Ariadi Dikritik

- Jurnalis

Minggu, 19 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Muhammad Fauzan, Sekretaris PKC PMII Bali Nusra

Foto: Muhammad Fauzan, Sekretaris PKC PMII Bali Nusra

Mataram – Rencana Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi untuk merehab Kantor Gubernur NTB mendapat kritikan dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Sekretaris Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bali Nusra, Muhammad Fauzan.

 

Bukan tanpa alasan, menurut Fauzan, anggaran yang diajukan oleh Pj Gubernur Gita Ariadi sebesar Rp40 Miliar tidak masuk dalam sekala prioritas pembangunan daerah.

 

“Seharusnya Pj Gubernur fokus menyehatkan APBD, belum lagi masalah angka stunting yang masih tinggi di NTB. Jangan hanya mau bangun gedung mewah saja, namun masalah-masalah sosial diabaikan,” ujar Putra asli Jerowaru itu. (19/11/23)

Baca Juga :  Polresta Mataram Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kemenpan RB

 

Terlebih saat ini sudah mendekati pesta demokrasi, kata Fauzan, Pj Gubernur perlu mengatensi langkah-langkah untuk mengawal Pemilu 2024 mendatang.

 

“Dengan anggaran 40 Miliar, menurut saya hal-hal yang wajib terlebih dahulu yang harus dibenahi oleh Pemprov. Seperti penyediaan air bersih melalui SPAM, dan perbaikan jalan, juga pemeliharaannya,” pungkasnya.

 

Apalagi masa jabatan Pj Gubernur menurutnya hanyalah sesaat saja, karena merupakan masa transisi yang seharusnya Pj Gubernur fokus membenahi program yang sedang berjalan dan melanjutkan program vertikal dari pusat yang sudah diatur Kemendagri.

Baca Juga :  Didukung Guru Senior Nurul Hakim, H. Karman Terharu

 

“Jika tujuan merehab kantor gubernur hanya sebagai kenang-kenangan saja, maka Miq Gita (sapaan akrab Pj Gubernur NTB – red) seharusnya fokus mengerjakan dan menyelesaikan tugas dari pemerintah pusat, bukan dengan membangun infrastruktur berbentuk fisik yang kurang urgent,” paparnya.

 

Sebagai informasi, dalam draf KUA/PPAS Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) 2024, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB merencanakan anggaran sebesar Rp40 Miliar untuk rehab kantor Gubernur NTB. (fgr)

 

Berita Terkait

Hadir di Lombok, Rocky Gerung Singgung Pemimpin ‘Leader’ dan ‘Dealer’
FGD Tata Kelola Tambang Rakyat yang Berkeadilan untuk Koperasi, Konsep Pengelolaan yang Berpihak Pada Rakyat
DPD RI Rifki Farabi Bantu Korban Terdampak Banjir di Mataram
Pojok NTB Bersama  Mi6 Gelar Diskusi Publik, Kritisi Kebijakan Iqbal-Dinda yang  Berbasis Pencitraan
Menteri Nusron Wahid Sebut Belajar dan Mengabdi kepada NW adalah Pilihan yang Tepat
Banjir Apresiasi, Sejumlah Kalangan Pastikan Hadiri Perayaan Ultah Bang Zul yang Diinisiasi Mi6
Mi6 Bakal Rayakan Ultah Bang Zul, Perayaan tentang Kenangan dan Ketulusan Pemimpin Bumi Gora
Bangun Sinergitas, Lapas Kelas IIB Selong Sambangi BNNP NTB
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 Juli 2025 - 06:51 WIB

Hadir di Lombok, Rocky Gerung Singgung Pemimpin ‘Leader’ dan ‘Dealer’

Senin, 14 Juli 2025 - 19:30 WIB

FGD Tata Kelola Tambang Rakyat yang Berkeadilan untuk Koperasi, Konsep Pengelolaan yang Berpihak Pada Rakyat

Selasa, 8 Juli 2025 - 16:03 WIB

DPD RI Rifki Farabi Bantu Korban Terdampak Banjir di Mataram

Jumat, 13 Juni 2025 - 19:22 WIB

Pojok NTB Bersama  Mi6 Gelar Diskusi Publik, Kritisi Kebijakan Iqbal-Dinda yang  Berbasis Pencitraan

Minggu, 4 Mei 2025 - 19:48 WIB

Menteri Nusron Wahid Sebut Belajar dan Mengabdi kepada NW adalah Pilihan yang Tepat

Berita Terbaru