BerandaBERITA UTAMADandim 1615/Lotim dan Tim Vertical Rescue Tinjau Tiga Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan...

Dandim 1615/Lotim dan Tim Vertical Rescue Tinjau Tiga Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan Gantung di Lombok Timur.

Lombok Timur, Suaraseparang.com- Komandan Kodim 1615/Lombok Timur bersama tim Vertical Rescue Indonesia yang dipimpin oleh Raisin Hamdi melakukan peninjauan lapangan ke tiga titik rencana pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Lombok Timur, pada selasa (10/12/25).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi geografis, akses jalur, serta kesiapan teknis pembangunan jembatan yang akan mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah perdesaan.

Tiga lokasi yang dikunjungi meliputi Desa Korleko Selatan, Desa Perigi, dan kawasan Ulem-Ulem, Desa Tetebatu. 

Ketiga lokasi tersebut dinilai membutuhkan infrastruktur penghubung yang aman dan permanen karena selama ini masyarakat setempat masih mengandalkan jalur setapak yang berisiko, terutama pada musim hujan.

Dalam kunjungannya, Dandim 1615/Lotim memberikan penekanan pentingnya kehadiran jembatan gantung bagi peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan, serta akses pelayanan dasar bagi warga. 

Ia menyampaikan bahwa Kodim 1615/Lotim siap mendukung penuh program pembangunan yang bersifat kemanusiaan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. 

“Kami melakukan pengecekan langsung untuk melihat kondisi medan dan kebutuhan teknis di lapangan. Jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah serta akses ekonomi masyarakat,” Jelasnya.

Sementara itu, Raisin Hamdi dari Vertical Rescue Indonesia menjelaskan “bahwa survei lapangan diperlukan untuk menentukan titik pondasi, panjang bentang jembatan, serta perhitungan keselamatan konstruksi”,Ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI serta kolaborasi dengan pemerintah desa setempat.

“Survei awal sangat penting agar konstruksi jembatan sesuai standar keamanan. Kami senang bisa bekerja bersama Kodim dan masyarakat untuk menghadirkan jembatan yang aman dan bermanfaat jangka panjang,” jelasnya.

Peninjauan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Setelah survei menyeluruh, tim teknis akan menyusun rekomendasi konstruksi sebelum pembangunan fisik dijadwalkan dimulai.

Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi akses bagi masyarakat di tiga desa tersebut serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan di Lombok Timur.

Presiden Prabowo telah membentuk Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan, dengan target membangun 300.000 jembatan di seluruh pelosok Indonesia, Termasuk daerah terpencil.

Tujuan utama program ini adalah agar anak-anak di desa tidak lagi berisiko menyeberang sungai tanpa jembatan  demi keselamatan, akses pendidikan, dan mobilitas yang lebih aman bagi masyarakat. 

RELATED ARTICLES

Most Popular