Lombok – Timur, Suaraseleparang.com. telah berlangsung kegiatan Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang ke-7 dengan tema “Semangat kebersamaan Ulama, zu’ama dan aghniya kita meneguhkan peran ulama untuk mewujudkan Lombok Timur SMART” Sekitar pukul 08:30 WITA , pada (4/12/25).
Bertepatan di Aula Pendopo I Bupati, Jl. Ahmad Yani No. 57, Kelurahan Sandubaya, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur-Profinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam Musyawarah tersebut di hadiri oleh sejumah unsur terkait yaiitu bupati Lombok Timur H, Hairul warisin beserta wakil bupati H, Edwin Hadiwijaya, Dandim 1615/ Lombok Timur ( Letkol Inf Eky Anderson ), Intel Kejari Lombok Timur, (Ugik Ramantyo, SH ), Kapolres Lombok Timur diwakili iptu rahmadi, Ketua Majelis Umum MUI Provinsi NTB, Prof. H. Saiful Muslim, Beserta tamu undagan sejumlah 100 orang.
Selanjutnya disusul dengan rangkaian acara di mulai dari do’a bersama, Menyanyikan lagu Indinesiaraya, Dan pembacaan Qalam oleh Ustazd Husaini.
Dilanjutkan dengan laporan singkat oleh ketua Panitia MUI, Dr, Sudjono AM “ Alhamdulillah pagi ini kita dapat menghadiri musyawarah daerah masa bakti 2025-2030, Menyadari tugas nya sebagai MUI harus berkiprah dalam menuntun umat islam.
Tentang penyusunan RAB MUI,
Surat keputusan RI NTB tentang pembentukan struktur MUI, Keputusan rapat MUI Lombok Timur tahun 2025,”Tegasnya.
Ia juga Melaporkan tentang tugas dan fungsi MUI tahun 2025, Tentang Menyusun program tugas MUI Terkait dengan Pelaksaanan Musda yang dilaksanakan pada hari ini (4/12/25 )di pendopo I Bupati Lombok Timur.
dari pengurus dan seluruh anggota MUI, Anggaran dana MUI berasal dari dana anggaran Pemerintah Daerah Lombok Timur melalui Kesra.
Dalam sambutan Ketua MUI Lombok Timur ( Tgh Ishak Abdul Gani ) mengatakan “Semoga kedepannya MUI mampu mengemban amanah dan tetap eksis berkiprah di tengah masyarakat Lombok Timur” jelasnya.
Musyawarah Daerah yang ke-7 yang dilaksanakan di Pendopo I Bupati Lombok Timur Sebagaimana tempat yang telah disiapkan oleh Bupati Lombok Timur H, Hairul warisin.
Ketua umum MUI profinsi NTB, frop H Saiful Muslim menyapaikan bahwa “Hari ini kita melaksanakan musyawarah di Pendopo, juga merupakan sebagai bahan evaluasi, Jangan MUI seperti organisasi lain yang tidak sejalan, kita berjalan sesuai dengan Fatwa, MUI merupakan panutan masyarakat, jangan ada perdebatkan perbedaan dan berbeda pendapat.
Mari kita bersama sama bermusyawarah demi kemaslahatan masyarakat. Kami berharap Musda saat ini sesuai dengan Fatwa dan jalin hubungan silaturahmi dengan organisasi lain untuk menciptakan kenyamanan masyarakat “ jelasnya.
Selanjutnya juga beberapa stetmen bapak bupati yang disamabaikan pada acara tersebut” Pada kesempatan yang baik ini, memang Allah sudah mengatur segala-galanya,Kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah pusat, kita tidak bisa menjadi Bupati di belakang meja, sehingga harus bolak-balik menjemput apa yang menjadi kebutuhan kita untuk daerah”, Jelas H Hairul warisin.
Musda MUI Lombok Timur 2025 diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan dan program kerja yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Sekaligus tetap memegang teguh peran fundamental ulama dalam membimbing umat menuju kemaslahatan bersama.(Frianka D).









