Lombok Timur, suaraselaparang.com – Harga sejumlah komoditas hortikultura, khususnya cabai, kembali mengalami kenaikan signifikan di Lombok Timur.
Champions Cabai Indonesia Kabupaten Lombok Timur, H. Subhan, mengungkapkan bahwa “harga cabai rawit merah di tingkat petani saat ini menembus Rp 65 ribu per kilogram, sementara harga di pasar mencapai Rp 75 ribu per kilogram,pada minggu ( 7/12/25 ).
Subhan menjelaskan, harga cabai besar juga ikut naik, yakni Rp 35 ribu per kilogram di tingkat petani dan Rp 40 ribu per kilogram di pasar.
Sementara itu, cabai keriting dihargai Rp 40 ribu per kilogram di petani dan Rp 45 ribu per kilogram di pasar. Komoditas lainnya seperti tomat juga mengalami kenaikan, dengan harga Rp 8.000–9.000 di tingkat petani dan Rp 10 ribu di pasar.
Menurutnya, kenaikan harga ini dipengaruhi beberapa faktor, termasuk banjir di wilayah Sumatra yang menyebabkan banyak tanaman cabai terendam air. Kondisi cuaca di Lombok Timur yang kurang mendukung juga menjadi penyebab produksi menurun.
“Dampak kenaikan harga ini cukup terasa. Namun harga saat ini masih tergolong wajar. Kalau harga tembus lebih dari Rp 100 ribu per kilo, barulah kita patut khawatir terhadap potensi inflasi di Lombok Timur,” ujar Subhan.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait langkah stabilisasi harga. “Kita menunggu arahan dari pusat, terutama dari Dirjen Hortikultura. Kita juga menunggu arahan dari Bupati Lombok Timur,” katanya.
Lombok Timur selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan penanganan inflasi terbaik di Indonesia. Pemerintah daerah bersama para pelaku sektor pertanian diharapkan dapat segera melakukan langkah koordinatif untuk menekan potensi lonjakan harga lebih lanjut.









