SELONG – LOMBOK TIMUR, Suaraselaparang.com Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan insentif kepada Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) jenjang TK, PAUD, Dan kelompok bermain(KB) Jumlah yang disalurkan yakni, Sebanyak 1.434 peserta, Dan di 7 kecamatan sebanyak 326 sekolah yang ada di Lombok Timur pada rabu (21/1/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Timur dan diserahkan langsung oleh Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS Lombok Timur yang dinilai konsisten menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran, khususnya bagi tenaga pendidik non-ASN.
“Guru TK, PAUD, dan KB memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter dan kepribadian anak sejak usia dini. Insentif ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para guru dan pegawai, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus mengabdi,” ujar Bupati Lombok Timur.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk terus bersinergi dengan BAZNAS dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur menyampaikan bahwa pendistribusian insentif tersebut merupakan bagian dari program pendidikan BAZNAS yang bersumber dari dana zakat para muzakki.
“Program insentif ini merupakan wujud amanah dari para muzakki yang kami salurkan kepada tenaga pendidik yang berhak menerima. BAZNAS berkomitmen agar dana zakat yang dihimpun benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas pendidikan di Lombok Timur,” jelasnya.
Selanjutnya, Kepala baznas M., Kamli, mengatakan dalam wawancara beliau bahwa “ Pada kesempatan awal tahun 2026 ini, Kami bersama pemerintah lembaga BAZNAS kabupaten Lombok Timur melalui gerakan kumpulan infak sedekah sehingga kita dapat menyalurkan ke suadara-saudara kita di 7 kecamatan” , Jelas belau saat di wawancara media suaraselaparang.com
Ia juga membahas bahwa di tahap selanjutnya akan di adakan persemester yang artinya 1×6 bulan.
“Allhamdulillah lembaga BAZNAS masih ada menyisakan satu program lagi untuk pembagian insentif saudara bapak ibu kita yang mengabdi di tingkat faud”,Jelasnya kembali.
Bliau juga menyebut untuk bapak ibu yang mengabdi dibawah naungan kementrian agama itu sudah ada 2.500 sekian yang sudah di eksekusi.
Lebih lanjut, BAZNAS Lombok Timur menegaskan bahwa program ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini.
Para penerima insentif menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak tenaga pendidik ke depannya.
Penulis : Frianka dwi utami
Editor : Frianka dwi utami









