Kritik Menjadi Vitamin Bagi Demokrasi, Bupati Lombok Timur Tegaskan Tidak Butuh Preman, Saya Butuh Adek Mahasiswa Aktif Mengkritisi Kinerja Pejabat

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR —  Suaraselaparang.com Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak membutuhkan premanisme dalam mengawal kebijakan publik. Sebaliknya, ia mengajak mahasiswa untuk berperan aktif sebagai agen kontrol sosial dengan mengkritisi kinerja para pejabat secara intelektual dan konstruktif.

Pernyataan tersebut disampaikan Haerul Warisin saat di temui media usai aksi dari mahasiswa di kantor bupati Lombok Timur.

“Saya tidak butuh preman. Yang saya butuhkan adalah adik-adik mahasiswa yang berani mengkritisi kinerja pejabat, memberikan masukan, dan mengawasi jalannya pemerintahan,” tegas Haerul Warisin.

Baca Juga :  Maju Sebagai Petahana, Mahrus Bertekad Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Untuk Berwirausaha

“Mohon maaf sebelumnya kepada adek – adek mahasiswa tadi siang saya tidak bisa menemui karena ada kegiatan mendadak,”Ujarnya dengan nada pernuh rasa sayang.

Menurutnya, kritik dari mahasiswa pada saat aksi demo siang tadi sangat penting untuk menjaga pemerintahan tetap berjalan di jalur yang benar, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. 

Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun daerah.

Baca Juga :  Banyak PR, Ini Sosok Penjabat Gubernur NTB Versi Dir Mi6

Haerul juga menekankan bahwa kritik yang disampaikan harus berbasis data dan disampaikan secara etis agar dapat menjadi bahan evaluasi yang bermanfaat bagi pemerintah daerah.

“Silakan kritisi kami, tapi dengan cara yang bermartabat dan solutif. Pemerintah tidak anti kritik, justru kritik itu vitamin bagi demokrasi,” ujarnya.

Ia berharap mahasiswa di Lombok Timur terus meningkatkan kapasitas intelektual dan kepekaan sosial agar mampu menjadi motor penggerak perubahan yang positif di tengah masyarakat.

Penulis : Frianka dwi utami

Editor : Frianka dwi utami

Sumber Berita: Www.Suaraselaparang.com

Berita Terkait

Polemik Potongan Zakat PPPK Paruh Waktu Di Lombok Timur, BASNAZ Tegaskan Tak Pernah Mengintruksikan
Dorong Swasembada Pangan, Mentan Targetkan NTB Jadi Kekuatan Baru Industri Jagung Dan Unggas
Hujan Deras Picu Longsor Di Jalur Pusuk Sembalun Akses Jalan Lumpuh Total
Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur
Lapak Pedagang Di Taman Labuan Haji Terbakar Dini Hari, Kerugian Mencapai 30 Juta
Kajari Baru Lotim Ajak Insan Pers Kawal Informasi Hukum Yang Objektif Dan Berimbang
Tepis Isu Miring, Wakil Pimpinan II BAZNAS Lotim Pastikan Pengelolaan Dana Zakat Transparan
Rektor IAIH NW lotim Jadi Penguji Utama II Promosi Doktor Di UIN MATARAM
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:59 WIB

Polemik Potongan Zakat PPPK Paruh Waktu Di Lombok Timur, BASNAZ Tegaskan Tak Pernah Mengintruksikan

Senin, 9 Februari 2026 - 14:11 WIB

Dorong Swasembada Pangan, Mentan Targetkan NTB Jadi Kekuatan Baru Industri Jagung Dan Unggas

Senin, 9 Februari 2026 - 06:56 WIB

Hujan Deras Picu Longsor Di Jalur Pusuk Sembalun Akses Jalan Lumpuh Total

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:33 WIB

Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:49 WIB

Lapak Pedagang Di Taman Labuan Haji Terbakar Dini Hari, Kerugian Mencapai 30 Juta

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kalapas Selong Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Lombok Timur

Jumat, 6 Feb 2026 - 17:33 WIB