Lombok Timur, Suaraselaparang.com , Telah berlangsung acara Tasyakuran Swasembada Pangan dengan tema MENUJU MANDIRI PANGAN NASIONAL Yang bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Raden Fatik Wadira, Jl. Raya Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada rabu (7/1/2026).
Ada pun yang hadir dalam acara tersebut, Yakni Dandim 1615/ Lombok Timur, Lektol Inf Eky Anderson Beserta Sekertaris daerah( Sekda ) Lombok Timur Drs.H.M Juaeni Taufik M.ap, Dan seluruh unsur terkait beserta Satgas Swasembada Pangan, Gapoktan dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Se-Lombok Timur jumlah sekitar 300 orang.
Selanjutnya, Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh H. Atharudin, Dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya.
Setelah susunan acara tersebut, Dilanjutkan dengan Laporan singkat dari Ketua DPD PPL Lombok Timur “ Lalu M. zainudin”.
Dalam sambutannya, “ Lalu M zainudin” Mengucapkan Terimakasih kepada Dandim 1615/Lombok Timur, Sekertaris daerah (sekda), Kapolres Lombok timur yang mewakili dan inatansi terkait serta seluruh peserta yang hadir dalam acara tasyakuran Swasembada Pangan dengan tema MENUJU MANDIRI PANGAN NASIONAL.
Ia juga menyebut akan dilaksanakan Vicon dengan Presiden RI bersama Mentri pertanian Indonesia, Sdr. Kamran Sulaiman.
Dandim 1615/Lombok Timur, Lektol Inf Eky Anderson juga memberikan sambutan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya Ia mengatakan bahwa” Ini merupakan anugrah kepada kita semua yang diberikan oleh Alloh SWT yang telah memberikan kebaikan dan keberkahan kepada kita semua sehingga pagi hari ini kita diberi kesemapatan hadir dalam acara tasyakuran ini, Tahun 2025 lalu Kabupaten Lombok Timur telah mencapai target pencapaian ketahanan pangan yang telah di tetapkan dan ditargetkan oleh pemerintah pusat. Terbukti bahwa apa yang kita inginkan tercapai dengan hasil kerja keras dan kerjasama dengan pihak terkait”, Jelasnya.
Ia juga menyebut dimana pada zaman presiden suharto pada tahun 1984, Telah di canangkan swasembada pangan namun pencapaiannya kurang maksimal.
“Mudah-mudahan pencapaian swasembada pangan ini bisa kita tingkatkan, oleh karena itu mari bersama kita tingkatkan sinergitas dan kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan Instansi terkait serta elemen masyarakat untuk memajukan swasembada pangan khususnya di Kabupaten Lombok Timur”, Jelasnya kembali.
Selain itu, Sekertaris daerah Drs. H., M Juaeni taufik M. ap juga ikut serta memberikan sambutan.
Dalam sambutannya, Ia menyebut Pemerintah Daerah Bersama TNI, Polri, Bulog dan instansi terkait semakin sinergi dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Dinas pertanian kita kemas dalam bentuk acara tasyakuran ini.
“Dari data statistik Lombok Timur merupakan populasi terbesar mengkonsumsi beras, sehingga rata-rata penduduk memiliki lahan pertanian yang merupakan penghasil padi”, Katanya.
Ia juga menyebut, Presiden RI berani mengambil kebijakan untuk menyetop impor beras dengan tujuan agar masyarakat petani kita lebih maju dan sejahtera.
Bisa dikatakan Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi besar dan peran strategis sebagai penyangga pangan regional, dengan target kuat untuk mendukung swasembada pangan nasional pada tahun 2026. Keberhasilan program ini bergantung pada penanganan tantangan utama seperti ketersediaan air dan alih fungsi lahan.
Penulis : Frianka dwi utami
Editor : Frianka dwi utami
Sumber Berita: Suaraselaparang.com









