Festival Seni Olahraga Tradisional Peresean Sebagai Ajang untuk Memperkuat Persaudaraan

- Jurnalis

Kamis, 13 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Masbagik, Agus Safandi, S.I.P. (Foto : Rony)

Camat Masbagik, Agus Safandi, S.I.P. (Foto : Rony)

Lombok Timur, Suara SelaparangFestival Seni pertunjukan budaya olahraga tradisional Peresean se-pulau Lombok yang di adakan di Desa Lendang Nangka Kec. Masbagik di ikuti oleh 8 paguyuban.

Acara tersebut sudah di buka sejak tanggal 05 Juli 2023 dan masih berlangsung sampai hari ini 13 Juli 2023.

Tradisi ini adalah pertarungan yang penuh darah, di mana dua laki-laki yang beradu di sebut dengan Pepadu.

Pekembar dari penonton lah yang menentukan siapa yang akan bertarung.

Bagi yang terpilih harus bersiap turun ke arena perang.

Kedua, Pepadu di bekali senjata rotan yang di sebut “Penjalin”, serta perisai dari kulit kerbau yang di sebut “Ende”.

Baca Juga :  75 Persen Peserta JKN Perorangan Tidak Aktif, Kacab BPJS Prihatin

Peraturan peresean sangat simpel, yakni tidak boleh meyerang bagian perut ke bawah.

Peserta hanya di perbolehkan memukul tubuh lawan bagian atas, seperti kepala, pundak, dan punggung.

Saat di temui media suaraselaparang.com, Camat Masbagik Agus Safandi mengatakan selain bertujuan untuk memperkuat persaudaraan.

Tujuan lainnya di adakan festival seni olahraga tradisional peresean di Desa Lendang Nangka untuk memperaktikan pola baru sistem kompetisi dalam dunia peresean.

Kegiatan Liga Kompetisi Peresean yang di laksanakan di Desa Lendang Nangka ini pertama kali di gelar dengan pola kompetisi baru, adapun tujuannya adalah:

  1. Mempraktikkan pola baru sistem kompetisi dalam dunia Peresean.
  2. Menilai para Pepadu dengan sistem Group untuk meraih point, bukan perorangan.
  3. Menyempurnakan pola tata-laksana dari Liga Kompetisi Peresean supaya bisa menjadi acuan utk bisa di laksanakan di Kabupaten/Kota di NTB bahkan Nasional.
  4. Dalam rangka menyambut HUT RI ke-78.
  5. Menumbuhkan semangat dan mentalitas Bangsa Sasak untuk menjadi insan yang pemberani.
  6. Sebagai media sosialisasi kepada berbagai pihak tentang aturan Liga Kompetisi Peresean untuk bisa di terapkan di tempat-tempat lain.
  7. Pemkab/Pemprov maupun Pusat supaya bisa memasukkan Olahraga Tradisional Peresean menjadi salah satu cabang olahraga yang bisa di pertandingkan sampai ke PON bahkan tingkat ìnternasional.
Baca Juga :  18 Desa di Lotim Menjadi Penerima Manfaat PTSL 2025, BPN Akan Berlakukan Sertifikat Elektronik

Ikuti kami di Google News

Berita Terkait

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.
Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.
Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.
Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo
Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.
Respons Cepat Petugas Pasca Luapan Air di Otak Kokok Joben
Satpol PP Tegaskan Penindakan Peredaran Miras di Wilayah Lombok Timur
Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Menuju Daerah Tangguh Bencana
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:40 WIB

Festival Literasi Lombok Timur Smart 2025 Resmi Dibuka, Dorong Budaya Baca dan Inovasi Digital.

Senin, 8 Desember 2025 - 19:51 WIB

Kunjungan Kerja Wali Kota Xinyi ke Lombok Timur Bahas Kerja Sama Sektor Pertanian dan Buah-buahan.

Senin, 8 Desember 2025 - 13:09 WIB

Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Senin, 8 Desember 2025 - 10:51 WIB

Harga Cabai di Lombok Timur Melonjak, Champions Cabai Indonesia: Kenaikan Capai Rp 75 Ribu per Kilo

Senin, 8 Desember 2025 - 10:31 WIB

Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 di Kabupaten Lombok Timur.

Berita Terbaru